Scroll to Top

Linux Mint : Distro Linux Paling Populer Saat Ini

By Ditya / Published on Monday, 04 Jun 2012
Linux Mint
Tampilan desktop Linux Mint

Bagi pengguna awam komputer, sistem operasi Linux masih menjadi sistem operasi “kelas dua” dan masih jarang digunakan.

Linux adalah sistem operasi yang bersifat free (bebas) dan open source atau sering disebut dengan kode sumber terbuka.

Sistem operasi besutan Linus Torvalds ini sudah terlanjur dicap sebagai sistem operasi yang sulit digunakan dan hanya cocok digunakan oleh seorang power user, benarkah?

Hal semacam inilah yang coba ditepis oleh Linux Mint, salah satu distro (sebutan distribusi Linux) Linux yang popularitasnya telah mengalahkan Ubuntu Linux di chart distrowatch.

Ubuntu Linux sendiri turun popularitasnya sejak mengadopsi tampilan desktop yang disebut “Unity” sehingga banyak pengguna Linux yang beralih ke Linux Mint.

Linux Mint adalah salah satu sistem operasi Linux yang masih keturunan dari Ubuntu. Linux Mint mulai dikembangkan pada tahun 2006 berdasarkan sistem operasi Ubuntu Linux.

Salah satu ciri khas Linux Mint adalah selalu menggunakan nama wanita sebagai kode nama sebuah rilis, sebut saja Linux Mint Gloria, Julia, Felicia, Isadora, Lisa dan rilis terakhir Linux Mint 13 Maya.

Kelebihan Linux Mint dibandingkan dengan distro Linux lain adalah kemudahan penggunaan, bahkan oleh sorang pengguna komputer awam pun akan dengan mudah beradaptasi dengan Linux Mint.

Linux Mint juga membawa fitur Mint4Win yang memungkinkan Linux Mint di-install di dalam Windows sebagai sebuah perangkat lunak biasa.

Berbeda dengan Ubuntu, Linux Mint hadir dengan dukungan playback file multi media dan flash player, hal ini tidak terdapat di Ubuntu Linux.

distro Linux Mint ini cocok bagi pengguna yang sekedar ingin mecoba sistem operasi Linux atau migrasi dari sistem operasi lain seperti Windows.

Linux Mint 13 Maya

Pada tanggal 23 Mei lalu, pengembang distro Linux Mint mengumumkan rilis terbaru sistem operasi Linux Mint 13 dengan kode nama “Maya” yang menggunakan desktop Cinnamon dan Mate.

Linux Mint menawarkan berbagai kemudahan untuk komputasi sehari-hari seperti mengetik, edit foto, memutar video dan musik, browsing, chatting dan berbagai kegiatan komputasi dasar lainnya.

Seperti distro Linux lainnya, Linux Mint juga telah dibekali berbagai macam perangkat lunak untuk mendukung kegiatan komputasi sehari-hari seperti LibreOffice, Mozilla Firefox, VLC Player, GIMP, Pidgin dan puluhan perangkat lunak yang langsung hadir setelah Linux Mint terinstall.

Berminat untuk mencoba Linux Mint? Berikut spesifikasi minimal komputer untuk menjalankan sistem operasi Linux Mint.

  • Prosesor x86 Intel/AMD 1GHz (32bit atau 64bit)
  • Memori RAM sebesar 512MB (1GB lebih direkomendasikan)
  • 5GB ruang kosong di hardisk.
  • Grafis dan monitor yang mampu mendukung resolusi 800 x 600 piksel.
  • CD/DVD drive atau USB untuk instalasi.

Anda ingin mencoba distro Linux paling populer saat ini? Silahkan unduh Linux Mint disini.

Bingung cara install Linux Mint 13 Maya? Simak video tutorial berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda