Scroll to Top

Cara Mengolah Beragam Jamur

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 06 Jun 2012

Jamur tiram masak pete

Siapa tidak kenal jamur? Berbagai olahan masakan dari tanaman yang tumbuh di tempat lembab ini begitu lezat. Bahkan, nikmatnya kadang melebihi kelezatan masakan dengan bahan daging-dagingan.

Jenis jamur sangat banyak. Namun, cara pengolahannya juga sebaiknya diperhatikan agar rasa masakan semakin lezat. Dikutip MSN dari Realsimple, inilah cara meracik masakan berbagai jenis jamur:

  • Jamur kremini. Jamur ini sangat cocok diolah tumis karena memiliki kadar air yang rendah. Tumis bersama mentega dan rempah-rempah sebelum diaduk bersama kuah sup untuk menambah aroma segar. Jamur ini bisa pula dipotong dadu lalu digunakan untuk mengisi omelet.
  • Jamur tiram. Jamur ini banyak ditemukan di pasar. Jamur tiram cukup lezat dengan dimasak tumis. Karena tekturnya lembut, pakai minyak zaitun atau mentega dalam menumisnya. Untuk vegetarian, jamur juga bisa dimasukkan pada salad. Namun, perlu diingat, jamur tiran tidak tahan lama setelah dicabut dri akarnya.
  • Jamur portobello. Jamur ini punya ciri cukup besar. Mengolahnya bisa dengan ditumis. Tapi, sebelumnya rendam dulu pada minyak aiun dan cuka balsamic. Dan, buang warna hitam pada jamur ini. Pasalnya, warna hitam tersebut seperti tinta yang bisa melebur dalam air.
  • Jamur enoki. Jamur enoki cukup lezat saat ditambahkan ada sandwich dan salad. Kalau ingin dicampurkan pada masakan, sebaiknya memasukkan jamur ini menjelang selesainya proses memasak. Mencuci jamur enoki sebaiknya hanya dibilas pada saringan. Testurnya cukup rapuh.
  • Jamur shitake. Mengolah jamur shitake tidak boleh kematangan. Seratnya bisa alot kalau terlalu lama dimasak. Rasanya cukup kuat jika diolah untuk tumisan. Untuk mengakali kuatnya rasa ini, pakai saja bawang merah dan jahe. Jamur shitake memiliki ciri berwarna coklat tua pekat.
  • Jamur porcino. Kalau jamur dari Eropa ini cocoknya untuk diolah bersama menu masakan saus pasta, lasagna, dan risotto. Dipanggang juga tidak kalah enaknya. Jamur yang biasa ditemukan di Eropa ini sering muncul pada musim gugur dan akhir musim panas.
  • Jamur morel. Jamur ini cocok untuk ditambahkan pada menu steak, saus daging sapi, dan omelet. Atau, kalau mau lebih sederhana, bisa ditumis bersama mentega.Mungkin jamur morel cukup mahal harganya karena jarang ditemukan.Rasa morel seperti halnya makan kacang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda