Scroll to Top

Iran Siapkan Pasukan Cyber

By Ditya / Published on Thursday, 07 Jun 2012

Hezbollah Cyber

Ancaman perang cyber tampaknya akan semakin nyata, untuk mengantisipasi hal tersebut, Iran dikabarkan menyiapkan pasukan cyber yang terdiri dari kelompok hacker dan aktivis online.

Serangan Stuxnet dan Flame tampaknya menjadi pelajaran berharga bagi Iran. Negara tetangga Iraq ini dikabarkan menyusun pasukan cyber untuk mencegah serangan seperti yang dilakukan Flame dan Stuxnet.

Seperti yang dikutip dari ArsTechnica, Stuxnet sendiri adalah virus yang baru-baru ini diketahui sebagai virus yang dibuat oleh Amerika Serikat dan Israel dalam rangka melumpuhkan fasilitas nuklir Iran

Serangan terakhir yang dilakukan oleh virus Flame juga disinyalir dibuat oleh pihak yang sama dengan tujuan yang tidak jauh berbeda.

Jeff Bardin, chief intelegence officer  di Treadstone 71 mengatakan bahwa Iran membiayai organisasi paramiliter yang beroperasi di Iran seperti Garda Revolusi Iran (IRGC), Basij dan Ashiyane untuk fokus pada konsep yang digunakan Iran untuk menghilangkan pengaruh budaya barat di negaranya.

Treadstone 71 sendiri adalah perusahaan Amerika yang meneliti berbagai masalah publik yang terjadi.

IRGC dikabarkan membayar blogger dan aktivis online untuk mempromosikan Iran dan kebijakannya di berbagai situs forum dan jejaring sosial termasuk Facebook.

Iran juga memiliki Ashiyane, sebuah kelompok hacker terkenal yang bekerjasama erat dengan pemerintah Iran.

Pada ajang International Conference on Cyber Conflict yang dilaksanakan hari Rabu kemarin (06/06/2012) menunjukan bahwa Iran selah meningkatkan secara signifikan mengenai penggunaan propaganda online dan kemampuan hacking beberapa tahun terakhir ini.

Jeff Bardin juga menguraikan bahwa kelompok-kelompok di iran sering melakukan  pertemuan-pertemuan membahas ancaman cyber seperti pada pertemuan Hizbullah Cyber yang dlaksanakan 24 Mei 2012.

“Perang ini semakin rumit, di dunia maya kami bekerja sebagai seorang prajurit yang terus berjuang untuk menduduki New York dan Gedung Putih,” kata Hussein Yekta, pimpinan IRGC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda