Scroll to Top

Banyak Wanita Bergairah untuk Bersih-Bersih Rumah

By Ilham Choirul / Published on Friday, 08 Jun 2012

bersih_bersih_rumah

Banyak wanita yang ternyata menyukai pekerjaan rumah. Urusan bersih-bersih, misalnya, satu dari tiga wanita menyukainya menurut sebuah penelitian yang dilakukan Zoflora oleh Dr Jane McCartney. Bahkan, para wanita tersebut merasa enjoy dan menganggap menyelesaikan semua yang kotor bagai sebuah “prestasi”.

Tidak ada keterpaksaan dalam melakukan agenda bersih-bersih rumah. Mereka mau melakukan urusan rumah tangga dengan santai, rasa puas, dan seperti menjadi terapi. Apalagi, banyak wanita yang cukup risih jika ada tamu tidak terduga datang, sementara rumahnya masih dalam keadaan berantakan. Sekitar empat dari 10 wanita yang disurvey mengatakan, mengerjakan pekerjaan rumah itu memiliki gairah tersendiri yang asik untuk dilakukan.

“Ada banyak kesalahpahaman umum tentang  kegiatan membersihkan. Namun, wanita  mendapatkan banyak kepuasan dari membersihan,” kata McCartney, seperti dikutip Times of India dari Daily Mail.

Penelitian ini melibatkan 2.000 wanita. Dengan hasil ini bisa dikatakan, ada imbal balik positif bagi wanita yang mau melakukan kegiatan bersih-bersih di rumahnya. Sementara itu, pencapaian terhadap selesainya pekerjaan memberikan rasa sejahtera bagi wanita. Tiga dari 10 wanita menikmati kegiatannya untuk membersihkan debu suatu objek, merapikannya, dan membersihkan permukaannya.

Sebagian wanita lain mungkin mengatakan bersih-bersih rumah adalah kegiatan yang menjijikkan. Pasalnya banyak kotoran yang akan menempel di kulit. Namun, bagi wanita yang doyan kebersihan berpendapat, karakter seorang wanita dilihat dari bebauan di rumah mereka. Kalau rumah cenderung memiliki bau busuk, citra wanita yang tinggal di rumah tersebut ikut menjadi negatif. Tiga per empat wanita yang disurvey mengamini hal itu.

Sementara itu, studi ini juga menemukan bahwa wanita yang rajin membersihkan rumah, rata-rata mengalokasikan waktu untuk bersih-bersih minimal empat jam dalam seminggu. Dan, kebanyakan mereka langsung membenahi segala sesuatu yang berantakan agar terlihat rapi. Sekitar 40 persen mereka melakukannya sendiri, dan sebagian dilakukan bersama dengan pasangan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda