Scroll to Top

Televisi dan Media Sosial, Teman atau Lawan?

By Aisyah Indarsari / Published on Wednesday, 20 Jul 2011

Social Media TVSejak saat ditemukannya pada abad 19, televisi merupakan media penyampaian informasi yang luar biasa. Dan ternyata saat ini, media sosial pun sudah mulai tampak menunjukkan peran yang cukup besar sebagai sumber perolehan informasi bagi penggunanya.

Seperti sebutannya, media sosial tampaknya saat ini sudah bukan sekedar media bersosialisasi bagi penggunanya. Kebutuhan pengguna akan sesuatu hal yang lebih dari hanya berhubungan dengan teman atau reuni, dan inovasi yang terus dilakukan oleh pihak pencipta beberapa situs media sosial tersebut memungkinkan user memperoleh manfaat lebih.

Salah satunya adalah kesempatan memperoleh informasi, terutama berita. Di Amerika sudah banyak stasiun televisi yang memberikan akses siarannya pada pengguna media sosial. Salah satunya yang cukup dikenal adalah CNN Channel di Youtube. Sayangnya saat ini belum ada stasiun tv nasional Indonesia yang memberikan akses tersebut di media sosial. Atau Anda tahu salah satunya?

Selain memperoleh informasi berita, beberapa fitur yang diprogramkan stasiun tv juga sudah mulai bisa dilakukan melalu media sosial. Seperti misalnya home shopping atau bahkan Anda dapat menikmati debat presiden melalui akun Facebook Anda.

Seperti kita ketahui, kelebihan media sosial sebagai media penyampaian informasi jika dibandingkan dengan televisi, adalah kemampuannya untuk interaksi 2 arah. Di media sosial, dengan mudahnya kita bisa berkomentar dan memberikan feedback secara langsung. Hal inilah yang membuat banyak stasiun tv di Indonesia yang juga memunculkan fitur-fitur komentar atau posting dari Facebook maupun Twitter, agar ada interaksi yang bisa didapatkan. Karena jika hanya mengandalkan partisipasi pemirsa melalui telepon, di masa kini hal ini dirasa sudah kurang ekonomis, sehingga jumlah pelaku interaksi dengan telepon pun mulai berkurang.

Keuntungan lain, informasi melalui media sosial dengan sarana gadget memungkinkan penggunanya lebih mobile. Bahkan tetapi bisa dinikmati di layar yang kecil. Seperti pengguna smartphone misalnya. Belum lagi prospek laba yang didapat para pengguna jasa iklan komersial di media sosial. Sudah banyak pemilik merk besar yang mengkampanyekan produk mereka disana.

Melihat gelagatnya, apakah popularitas televisi pada akhirnya akan sanggup digantikan media sosial?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda