Scroll to Top

Begini Cara Sikapi Hubungan Beda Umur Cukup Jauh

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 09 Jun 2012

menikah

Pasangan beda umur, dengan usia wanita lebih tua dari si pria, sering dianggap tabu. Perbedaan kedua dianggap kurang wajar lantaran wanita dianggap lebih berpikir dewasa daripada pasangannya.

Namun, sah-sah saja seseorang mau menjalin hubungan dengan beda usia cukup jauh. Termasuk pula, kala si wanita lebih tua dari pria atau sebaliknya. Hanya saja, untuk mengantisipasi perbedaan yang mungkin terjadi, hal-hal berikut ini mungkin perlu diperhatikan:

  • Usia tidak lebih sekadar angka. Kedewasaan itu tidak dibentuk dengan banyaknya deret umur yang sudah dimiliki seseorang. Kedewasaan berangkat dari pola pikir seseorang. Oleh karena itu, kedewasaan pasangan yang beda umur terlalu jauh sebenarnya masih dapat diusahakan selama ada kemauan untuk berubah. Wanita atau pria lebih muda belum tentu punya sifat kekanak-kanakan yang berlebih. Jadi, tidak perlu khawatir dengan perbedaan usia.
  • Perhatikan adanya gaya hidup beda generasi. Perbedaan usia yang jauh berarti ada perbedaan generasi. Kedua masa yang dialami pasangan cukup berbeda. Sehingga, perlu bagi pasangan untuk mempelajari karakter generasi masing-masing. Tujuannya, agar bisa saling memahami. Misalnya, mungkin bagi pasangan Anda yang lahirnya tujuh tahun lebih tua masih suka dengan jenis musik bergenre tahun 80-an. Tapi, mungkin tidak bagi Anda.
  • Jauhkan berbagai perbedaan yang disebabkan oleh umur. Memiliki pasangan beda usia mungkin memang benar-benar beda sensasinya. Beda dengan pasangan yang usianya hampir setara. Namun, jangan jadikan perbedaan  menjadi masalah. Carilah berbagai kesamaan yang bisa memantapkan hubungan.
  • Percaya diri dengan hubungan yang dibangun. Tidak perlu malu mendapati orang lain mengetahui diri Anda memiliki pasangan “berondong”. Mantaplah dengan keyakinan Anda terhadap kekasih dan melajulah dengan percaya diri bahwa cinta itu tidak bisa dipisahkan hanya karena cibiran orang lain. Toh, tidak ada aturan bahwa menikahi yang lebih muda atau lebih tua itu sebagai pelangggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda