Scroll to Top

Cara Mengatur Waktu Makan

By Ilham Choirul / Published on Monday, 11 Jun 2012

makan

Perut gendut sering menjadi tampilan yang menakutkan bagi banyak orang dari pria maupun wanita. Selain itu, kegemukan juga memicu berbagi macam penyakit yang siap mengancam. Inilah yang kemudian menjadikan tubu gemuk amat dibenci.

Hanya saja, tidak semua orang bisa hidup dengan tubuh langsing atau memiliki berat badan normal. Ada yang mengalami kegemukan karena faktor genetik, namun tidak sedikit pula yang mengalaminya karena kesalahan dalam gaya hidup.

Salah satunya adalah cara makan. Kesalahan dalam jam makan, misalnya, dapat memengaruhi keseimbangan organ pencernaan yang berakhir dengan penimbunan lemak di tubuh. Nafsu makan juga menjadi tidak terkendali. Oleh karena itu, agar makanan bisa dicerna lebih baik oleh tubuh, perhatikan cara makan yang dilihat dari waktunya berikut ini:

  • Usahakan untuk bisa makan pagi satu jam setelah tubuh terbangun. Pentingnya sarapan adalah memberikan kontribusi pada energi tubuh yang akan dikeluarkan untuk mencukupi kebutuhan tenaga selama beraktivitas sepanjang hari. Sarapan juga akan menghalangi seseorang untuk makan siang terlalu banyak. Kebanyakan porsi makan siang membuat lemak mengumpul dan menimbulkan rasa kantuk berlebih.
  • Mengutamakan menu protein untuk sarapan. Protein bisa mencegah Anda untuk lemas saat siang hari. Pasalnya, energi yang dihasilkan oleh protein lebih tinggi. Ini bisa mencegah Anda untuk makan atau ngemil terlalu sering.
  • Isi perut setiap tiga atau empat jam sekali. Lebih baik pencernaan memeroses makanan sedikit tapi sering dibanding sekali proses langsung banyak porsi makanan. Dengan mengisi perut tiga sampai empat jam sekali, tubuh juga akan lancar dalam membuat hormon leptin. Hormon ini berperan dalam membanu proses metabolisme. Selain itu, leptin turut mengatur hormon kortisol sehingga memengaruhi nafsu makan.
  • Makan dulu sebelum olahraga. Sebaiknya makan dahulu 45 menit sebelum berolahraga agar tubuh tidak lemas dan tidak makan berlebihan usai melakukannya. Pilihlah dari jenis makanan rendah lemak namun punya karbohidrat tinggi. Misalnya gandum murni, buah, jus, dan sebagainya.
  • Tidak makan berat sebelum tidur malam. Sebaiknya makan malam dilakukan tiga jam sebelum tidur malam. Pasalnya, kemalaman untuk makan atau dilakukan menjelang tidur malam, bisa meningkatkan insulin, gula darah, dan suhu tubuh. Hormon melatonin yang berguna untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh juga terhambat. Hormon pertumbuhan turut terganggu. Karbohidrat dan lemak siap untuk mengendap di tubuh kalau kebiasaan makan menjelang tidur tetap dilakukan. Jika ingin ngemil, pilih yang kaya protein atau serat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda