Scroll to Top

Euro 2012: Alex Oxlade-Chamberlain Bisa Tiru Michael Owen

By Wan Faizal / Published on Monday, 11 Jun 2012

Chamberlain

Gelaran Piala Dunia 1998 silam dikejutkan dengan kehadiran seorang bocah Inggris bernama Michael Owen. Kala itu, Owen yang baru berumur 18 tahun tampil istimewa bagi negaranya meski gagal membawa Inggris menjadi yang terbaik. Kini 14 tahun kemudian di Euro 2012, Inggris kembali memakai jasa seorang bocah berusia 18 tahun dalam diri Alex Oxlade-Chamberlain.

Pemain yang dimiliki oleh Arsenal tersebut memang menjadi kejutan tersendiri dari daftar 23 nama yang dipanggil manajer Roy Hodgson untuk Euro 2012 ini. Usia yang masih sangat muda dikhawatirkan membuatnya akan tampil gugup saat dimainkan.

Namun publik Inggris tidak harus sepenuhya khawatir. Apa yang dilakukan Owen di Prancis 1998 lalu bisa menjadi inspirasi bagi Chambo untuk berbuat hal yang serupa.

Kala itu, Owen mampu mencetak dua gol dalam empat pertandingan Inggris. Gol pertama ia cetak saat Inggris kalah 2-1 dari Rumania di fase grup. Sedang gol kedua ia lesatkan ke gawang Argentina di babak perdelapan final. Sayangnya kiprah Inggris terhenti sampai disitu setelah kalah adu penalti, dimana Owen juga mencetak satu gol lewat titik putih.

Michael Owen (20)

Manajer Inggris saat itu, Glenn Hoodle, juga mengaku mengalami dilema terkait pemanggilan Owen, sama seperti apa yang dialami Hodgson saat ini.

“Ini mirip seperti dilema yang saya alami pada 1998 lalu. Kami tidak punya banyak pilihan penyerang saat itu sehingga saya memasukkan Michael untuk menemani Alan Shearer dan Teddy Sheringham,” ungkap Hoodle.

Hoodle sendiri menyarankan pada Hodgson agar mau memberi kesempatan pada Chambo untuk merasakan permainan di Euro 2012 nanti, meski Inggris punya pemain lain seperti Stewart Downing, James Milner, ataupun Ashley Young.

“Saya berharap Roy mau merotasi skuadnya nanti. Saya rasa Alex telah menunjukkan permainan apiknya saat debut melawan Belgia dan itu akan membuat Stewart memiliki pesaing hebat.”

“Tim sekarang butuh pemain yang punya kecepatan, dan Alex akan memberikan itu. Ia masih muda, tapi bermain penuh percaya diri layaknya pemain berpengalaman. Jadi jika ia bermain sejak menit awal, itu tidak akan mengurangi kekuatan Inggris.”

Inggris akan menghadapi Prancis dalam laga pembuka Grup D di Donbass Arena, Donetsk, Senin (11/6/12) pukul 23.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda