Scroll to Top

Playboy-kah Kekasih Anda?

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 12 Jun 2012

playboy

Mendapatkan kekasih seorang pria playboy memang menyebalkan. Tatapan matanya tidak bisa berhenti melirik wanita lain dan seringkali menggoda mereka tanpa sepengetahuan Anda. Dia tidak bisa untuk mengisi hatinya dengan berbagai macam tipe wanita. Makin banyak wanita yang bisa terpengaruh oleh bujuk rayuan, itu menjadi semacam prestasi.

Gonta-ganti pacar sudah menjadi tipikal pria playboy. Mencintai banyak wanita tidak lebih sekadar untuk menambah pengalaman cinta. Dan, itu dilakukan tanpa perasaan bersalah. Oleh karena itu, wajib bagi wanita untuk memahami tipikal pria ini.

Dikutip dari MSN, inilah beberapa ciri pria playboy:

  • Memiliki teman wanita yang banyak dengan pertemanan yang cukup akrab. Pria playboy memang punya kelebihan untuk menyesuaikan diri dengan banyak wanita. Ini adalah syarat untuk mendapatkan hatinya. Pria playboy punya segudang rayuan ketika mampu beradaptasi dengan seorang wanita. Akhirnya, buju rayu itu mampu menembus hati wanita untuk jatuh cinta.
  • Mudah berubah sikap. Pria playboy akan cenderung menjaga sikap dan penampilannya ketika bertemu dengan wanita incaran. Dia berusaha untuk menutupi kekurangannya demi target bisa menjalin hubungan. Cara mengetahui ciri ini mudah. Tanyakan kepada orang-orang dekatnya tentang sikap aslinya. Lalu, bandingkan sikap tersebut dengan yang ditunjukkannya kepada Anda.
  • Suka membahas seks. Pria playboy sering memiliki pikiran bahwa ketertarikannya pada banyak wanita didasari oleh faktor seksual. Sebab, faktor fisik menjadi pertimbangan untuk menentukan target. Semakin cantik dan sulit ditaklukkan, itu menjadi tantangan. Apalagi, pria playboy makin senang jika targetnya tertarik untuk mengobrol soal seks. Jadi, waspadai jika kekasih Anda orang yang mudah membahas seks. Bisa jadi dia playboy dan “ada udang di balik batu”.
  • Keberadaannya tidak mudah dilacak. Baik lewat telepon atau SMS, pria playboy sulit untuk diketahui sedang apa, di mana, dan bersama siapa. Dia berusaha menutupi dan banyak alasan untuk menunda pertemuan dan sekadar berbagi cerita di telepon. Sebab, jadwalnya cukup padat untuk melayani permintaan para kekasihnya. Bahkan, dia malah mungkin menghubungi di saat yang kurang tepat, misalnya tengah malam. Dan, dia begitu sulit dihubungi saat siang hari.
  • Sikapnya pada pasangan kurang perhatian. Dia cenderung akan menghubungi atau menemui kalau sedang butuh. Namun, kalau lagi kurang butuh, dia cenderung cuek pada pasangannya dan lebih asik memenuhi hasratnya untuk menggombali wanita lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda