Scroll to Top

PSSI Diharapkan Kembali Fokus Membangun Sepakbola Nasional

By Aditya / Published on Wednesday, 13 Jun 2012

Syamsir Alam

Setelah konflik mereda, PSSI diharapkan bisa kembali fokus untuk membangun sepakbola nasional. Harapan itulah yang diungkapkan oleh Syamsir Alam, striker muda Indonesia yang merupakan jebolan  Tim SAD Indonesia di Uruguay.

Syamsir Alam menyambut gembira membaiknya hubungan antara PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dengan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti. Memorandum kesepakatan demi memperbaiki persepakbolaan nasional yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak pun diharapkan bisa menjadi awal yang baik demi kemajuan sepakbola Indonesia.

“Mudah-mudahan, kesepakatan itu menjadi corong agar PSSI benar-benar kembali seperti dahulu, yakni bisa membangun sepakbola Indonesia,” harap Syamsir Alam di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Penyerang belia kelahiran Sumatera Barat 19 tahun lalu ini pun masih memendam hasrat bisa membela Timnas Indonesia. Syamsir Alam memang sempat dipanggil untuk memperkuat tim Garuda, namun masih panasnya konflik PSSI saat itu membuat klub Belgia yang diperkuatnya, CS Visse, enggan melepas Syamsir Alam ke timnas.

”Mungkin bapak-bapak di atas bisa melihat. Kami sebenarnya ingin membela bangsa,” tandas Syamsir Alam.

Pemain yang pernah memperkuat Pelita Jaya, PSJS Jakarta Selatan, dan klub Uruguay, Atletico Penarol, ini mengharapkan agar para pengurus sepakbola di Indonesia tidak ribut terus. Jika yang di atas ribut, yang menjadi korban adalah para pemain, termasuk pemain muda seperti dirinya yang sangat ingin membela timnas.

”Jadi, tolonglah lihat sedikit ke arah kami. Jangan selalu membuat kami menanggung, padahal kami mau bermain untuk timnas,” kata Syamsir Alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda