Scroll to Top

Kurang Tidur Jadi Awal dari Kecemasan Berlebih

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 14 Jun 2012

kurang tidur

Orang-orang yang memiliki kekurangan waktu tidur di malam memiliki “reaksi antisipatif ” otak yang sangat kuat. Reaksi antisipatif adalah proses dasar dalam otak yang memiliki fungsi utama dalam membuat rasa cemas secara umum atau pun gangguan kecemasan. Namun, kekurangan jam tidur menyebabkan kenaikan kecemasan secara keseluruhan. Demikian menurut studi dari University of California, Berkeley, yang dilakukan di Sleep and Neuroimaging Laboratory.

Salah satu bentuk kecemasan itu adalah seseorang menghadapi sesuatu dengan rasa gugup. Apalagi, jika dihadapkan pada persoalan lebih serius, orang yang cemas tidak bisa maksimal dalam melakukan penanganan.

“Penelitian ini menyoroti pentingnya tidur untuk fungsi emosional yang sehat,” kata Andrea Goldstein, sang peneliti, seperti dikutip Huffington Post.

Gangguan kecemasan ini, di Amerika Serikat, telah memengaruhi 40 juta orang dewasa. Semua orang sebenarnya memiliki reaksi antisipatif dalam diri mereka. Namun, pada kondisi normal, kecemasan itu tidak sampai mengganggu kualitas hidup. Kalau reaksi kecemasan sudah berlebihan, hal itu harus segera dicarikan penanganannya. Kabar buruknya, sering kekurangan jam tidur bisa menyebabkan gangguan kecemasan yang merusak kualitas hidup.

Dalam penelitian itu, dilibatkan sejumlah 18 orang dewasa untuk diamati perilakunya terkait jam tidur. Pertama, mereka diizinkan tidur dengan normal. Selanjutnya, mereka harus terjaga 24 jam. Dari sini, peneliti mendapati para peserta yang dalam keadaan terjaga 24 jam mengalami masalah reaksi antisipatif dengan munculnya rasa cemas dari perilaku mereka.

Peneliti mengatakan, ini baru sebuah penelitian awal. Perlu penelitian lanjutan untuk melihat pengaruh kurang tidur dengan kecemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda