10 Jenis Makanan Kolesterol Tinggi yang Harus Dihindari

kolesterol tinggi

Toleransi konsumsi kolesterol dalam sehari bagi orang normal adalah 300 mg, menurut Asosiasi Penyakit Jantung Amerika. Namun jika seseorang telah divonis memiliki kolesterol tinggi, maka toleransinya hanya boleh 200 mg per hari.

Ini untuk mencegah terjadi penumpukkan kolesterol jahat di pembuluh darah hingga mengurangi aliran darah menuju otak. Puncaknya, dapat memicu stroke atau serangan jantung.

Karenanya, meminimalkan konsumsi makanan yang tinggi kolesterol jahat atau LDL (Low density lipoprotein) wajib dilakukan.

Seperti 10 jenis makanan berkolesterol tinggi yang harus dihindari di bawah ini.

  • Telur (ayam, bebek, puyuh). Yang paling banyak mengandung kolesterol adalah bagian kuning telurnya. Pada ukuran nornal, sebuah kuning telur mengandung 213 mg kolesterol.
  • Fast food (1 burger keju mengandung 175 mg kolesterol). Ini belum termasuk jika Anda menambah kentang goreng, ayam goreng, atau donat.
  • Makaroni keju. Makanan ini tidak terlalu umum di Indonesia. Namun jika Anda mengkonsumsinya, ingat bahwa satu porsi saja sudah mengandung kolesterol yang cukup tinggi.
  • Es krim. Kandungan lemak dalam es krim lebih tinggi dari hamburger dan donat.
  • Iga sapi. Lemak dalam iga sapi sangat tinggi. Apalagi jika dalam pengolahannya ditambahkan santan. Anda harus membatasi konsumsinya.
  • Mufin. Telur, margarin dan gula dalam komposisi pembuat mufin yang membuatnya tinggi kolesterol.
  • Seafood. Jenis yang LDL nya tinggi adalah cumi-cumi, lobster, udang, kepiting, dan kerang.
  • Ayam goreng. Minyak untuk menggorengnya yang membuat ayam goreng memiliki tingkat kolesterol cukup tinggi.
  • Hati sapi. Apalagi yang dalam pengolahannya mempergunakan banyak santan. 3 ons hati sapi mengandung 331 mg kolesterol.
  • Snack pabrikan yang mengandung lemak trans, misalnya kripik kentang, kukis, dan krakers.

 

 

Sumber Everydayhealth

Komentar Anda

Leave A Response