3 Masalah Kesehatan di Musim Kemarau

migrain

Musim kemarau yang cukup panas memiliki keuntungan tersendiri bagi orang yang doyan melakukan travelling atau tidak suka terjebak hujan saat beraktivitas di luar. Namun, seperti halnya musim hujan yang sering memicu sejumlah penyakit, musim kemarau pun juga bisa mengakibatkan hal yang sama sehingga dapat menghambat aktivitas.

Hanya saja, musim panas bisa menjadi hal yang kurang menggembirakan datang menghampiri dalam bentuk penyakit. Dikutip She Knows, setidaknya ada empat masalah yang perlu diperhatikan terhadap kesehatan pada musim ini:

  • Migrain dan sakit kepala. Dua penyakit yang membuat tidak nyaman kepala ini mungkin terasa lebih menyakitkan di musim panas. Migrain dan sakit kepala pun bagi sebagian orang terjadi lebih sering dan menahun. Keduanya dapat muncul dengan diawali sering menyipitkan mata ke matahari. Asupan sinar ultraviolet dan panas berlebihan membuat tubuh mudah kelelahan. Akibatnya, otot di wajah menjadi sangat tegang dan kepala mulai terasa pusing. Keringat bercucuran yang terlalu cepat bisa pula menjadi penyebab migrain, mual,dan muntah. Jadi, pakailah payung, kacamata hitam, atau topi saat berada di luar untuk meminimalisasi masalah tersebut. Dan, usahakan selalu minum air secara cukup agar tidak dehidrasi.
  • Infeksi jamur. Jamur bisa tumbuh diberbagai tempat pada tubuh. Tubuh yang terlalu lembab dengan keringat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Kulit, kaki, lipatan kulit, sampai area kemaluan bisa menjadi tempat tumbuh subur jamur. Kalau sudah ada tanda tubuh Anda terkena infeksi jamur sebagaiknya segera diobati. Pencegahannya, segera ganti baju, celana, atau apa pun yang Anda kenakan kalau dirasa sudah terlalu lembab. Bisa juga memakai bedak antijamur sebelum mengenakan pakaian aau kaos kaki.
  • Penyakit akibat keracunan makanan. Musim panas adalah situasi yang mendukung percepatan proses pembusukan makanan. Jadi, kalau Anda memiliki daging merah, salad, susu, daging unggas, dan sebagainya, lakukan pengecekan dulu kualitas bahan makanan itu sebelum mengonsumsinya. Keracunan makanan bisa memunculkan banyak risiko. Misalnya diare, gangguan fungsi tubuh, hingga kematian.

Komentar Anda

Leave A Response