Scroll to Top

KPSI: Komite Gabungan Bisa Selesaikan Dualisme PSSI

By Aditya / Published on Thursday, 21 Jun 2012

KPSI-PSSI

Dedengkot KPSI, La Nyalla Mattalitti, menegaskan bahwa tugas dari Komite Gabungan bukan sekadar untuk menyelesaikan dualisme kompetisi di Indonesia. Bahkan, lanjut sosok yang sempat terpilih sebagai Ketua Umum PSSI tandingan hasil KLB versi KPSI ini, Komite Gabungan juga berhak untuk menangani dualisme kepengurusan PSSI.

La Nyalla Mattalitti tampaknya kurang sepaham dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, yang pernah menyatakan bahwa Komite Gabungan (Joint Committee) tidak punya wewenang untuk memutuskan. Komite Gabungan hanya bertugas menemukan solusi untuk merampungkan masalah dualisme kompetisi di Indonesia.

“Padahal, tugas JC (Joint Committee) jauh lebih dari itu. JC juga memiliki kewenangan untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan yang terjadi di PSSI,” tandas La Nyalla Mattalitti seperti dikutip dari BolaNet, Kamis (21/6/2012).

Komite Gabungan atau Joint Committee dibentuk berdasarkan hasil Memorandum of Understanding (MoU) antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia selaku pengelola Indonesia Super League (ISL). Komite Gabungan diawaki oleh para utusan dari ketiga pihak yang terlibat tersebut.

Pembentukan Komite Gabungan merupakan tindakan krusial yang harus ditempuh untuk menghindari jatuhnya sanksi FIFA kepada Indonesia. FIFA sebelumnya memang telah memberi tenggat waktu kepada PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi, yaitu Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL), sebelum tanggal 15 Juni 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda