Scroll to Top

Timnas U-14 Indonesia Merindukan Pemain Etnis Tionghoa

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 27 Jun 2012

Kesuksesan Timnas U-14 Indonesia selama mengikuti kejuaraan Japan East Asean youth exchange program 2012, meninggalkan berbagai cerita manis. Salah satu cerita yang paling menarik adalah, susunan skuad tim yang merupakan refleksi kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Timnas U-14 ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Papua, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa, Makassar, Ternate dan lain-lain. Hal itu menggambarkan bahwa betapa besar potensi Indonesia, untuk melahirkan pemain-pemain sepakbola berbakat di masa mendatang.

Menurut manajer tim seperti yang dilansir situs resmi PSSI, para pemain dengan logat bahasa dan latar belakang kultur yang berbeda, dapat bersosialisai dengan baik satu sama lainnya.

Salah seorang pemain keturunan India, Sanjen Prakash juga telah memberikan warna tersendiri bagi keutuhan tim. Sama halnya dengan dua pemain tengah asal Makassar Abdul Azis dan Nur Arfah, yang dapat mengatur visi permainan tim.

Kepemimpinan pemain belakang asal Jawa Barat Jujun Syaefulloh sebagai kapten tim, disempurnakan striker berbakat asal Wamena Ricardo W yang sangat tajam di kotak penalti lawan dengan kekuatan kaki kirinya.

Namun manajer tim menganggap masih ada satu hal yang kurang dalam tim ini, yakni belum terdapatnya pemain keturunan Tionghoa. Padahal keperkasaan tim Indonesia di masa-masa lalu, juga tidak terlepas dari peran beberapa pemain keturunan Tionghoa.

“Saya mencoba mencari missing link keutuhan tim ini dengan mencoba flashback ke masa lalu, dimana Tim Sepakbola Indonesia pernah berjaya di kawasan Asia dan bahkan pernah lolos Olympiade Melbourne. Pada tahun 1956 Timnas Indonesia berhasil keluar sebagai semifinalis Asian Games, lalu hampir lolos ke Piala Dunia 1978, setelah itu muncul sebagai juara pada Aga Khan Cup di India, Juara di Merdeka Games Malaysia dan Pesta Sukan di Singapore.” ungkap manajer tim seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

“Terbayang-bayang di kepala saya sekiranya ada satu atau dua pemain keturunan Tionghoa bergabung dalam Timnas U-14 yang saat ini berada di Osaka, maka dalam hati saya kemudian berkata inilah Tim Nasional u-14 Garuda Muda kebanggaan Indonesia yang juga merupakan refleksi keberagaman bangsa.” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda