Scroll to Top

Roberto Mancini Ingin Lebih Berkuasa di Manchester City

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 24 Jul 2011

Benarlah kata orang bahwa setiap manusia haus kekuasaan. Menjadi arsitek tim kaya Manchester City, tidak membuat Roberto Mancini puas. Mancio yang sukses mengantarkan The Citizens juara Piala FA musim lalu ini, ingin lebih. Ia ingin mengontrol pula masalah bursa transfer, urusan staf medis, dan perpanjangan kontrak pemain.

Mancini didatangkan Manchester City demi mendapatkan gelar juara. Hal ini sudah terbukti sedikit demi sedikit. Mancini yang sebelumnya sukses di Lazio dan Internazionale Milan, berhasil memasukkan The Citizens ke tiga besar klasemen di tahun pertamanya menjadi manajer sepanjang musim. Sebelumnya, Mancini didatangkan pada pertengahan musim 2009/2010 dan membawa Manchester City berlaga di Europa League.

Kesuksesan Manchester City berlaga di Liga Champions digunakan Mancini untuk meningkatkan daya tawarnya di klub. Ia mengaku bahwa penting bagi seorang manajer untuk mendapatkan kekuasaan lebih atas tiga hal tadi. Mancini menambahkan, bisa jadi situasi akan berbeda jika ia mampu menyumbangkan gelar juara Liga Inggris musim ini.  Daya tawarnya, terutama untuk bursa transfer, staf medis, dan perpanjangan kontrak pemain akan semakin kuat.

Di sisi lain, Mancini perlu melihat kasus Jose Mourinho ketika ada di Chelsea. Saat itu, Mourinho yang sudah memberikan dua gelar juara liga untuk Chelsea, ingin lebih menguasai masalah pembelian pemain. Ia tidak mau hanya patuh pada Roman Abramovich. Bahkan, pemain kesayangan Abramovich, Andrii Shevchenko, berani dicadangkan oleh Mourinho. Hasilnya, The Special One dipecat.

Kita lihat saja, apakah Syeikh Mansour, Garry Cook (direktur eksekutif Manchester City), dan Brian Marwood (administrator lapangan The Citizens), lebih moderat atau lebih kejam daripada jajaran direksi King Roman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda