Scroll to Top

PSSI: Joint Committee Mulai Rapat 12 Juli 2012

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 28 Jun 2012

PSSI Rekonsiliasi

AFC berharap Joint Committee (Komite Bersama) PSSI yang merupakan tindak lanjut MoU Kuala Lumpur 7 Juni 2012, dapat melaksanakan pertemuan awal 12 Juli 2012 mendatang. Sekjen AFC Dato’ Alex Soosay, mengkorfirmasi kepastian tersebut melalui surat tertanggal 26 Juni 2012 yang diterima Tri Goestoro seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Pertemuan awal 12 Juli 2012 nanti, diharapkan membuka babak baru penyelesaian menyeluruh semua persoalan yang selama ini ada di organisasi sepakbola Indonesia.

Sebab lima poin utama MoU Kuala Lumpur mencakup semua hal, dimulai dari rancangan perubahan statuta sampai rencana penyelenggaraan kongres PSSI akhir tahun 2012.

Direktur Media PSSI Tommy Rusihan Arief dalam penjelasannya kepada wartawan Kamis (28/6/12) siang di kantor PSSI Senayan Jakarta, mengatakan surat Sekjen AFC Dato’ Alex Soosay tanggal 26 Juni 2012 juga berisi pengesahan delapan anggota Joint Committee.

Wakil PSSI: Todung Mulia Lubis (Ketua), Widjajanto (anggota), Saleh Ismail Mukadar (anggota) dan Catur Agus Saptono (anggota). Wakil ISL/KPSI: Djamal Azis (Wakil Ketua), Togar Manahan Nero (anggota), Joko Driyono (anggota), Hinca IP. Pandjaitan (anggota).

“Surat dari Sekjen AFC ini merupakan dasar kepastian dan rencana kerja, termasuk komposisi resmi personil Joint Committee. Kita harapkan semuanya akan berjalan baik dan produktif untuk kepentingan sepakbola nasional,” jelas Tommy Rusihan Arief.

Surat Sekjen Dato’ Alex Soosay juga meminta agar semua informasi termasuk tanggal, lokasi, maupun rancangan agenda Joint Committee PSSI, diinformasikan ke AFC.

Beberapa poin penting dalam MoU Kuala Lumpur 7 Juni 2012, adalah rencana perubahan statuta, prosedur pengembalian posisi empat exco yang dipecat, penyatuan liga profesional, sampai penyelenggaraan kongres akhir tahun 2012.

“Bagi kita tentu kepentingan sepakbola nasional yang harus diutamakan. Saya berharap semua pihak berpikir lebih jernih untuk menjaga kehormatan sepakbola Indonesia,” ujar Tommy Rusihan Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda