Scroll to Top

KPSI Larang Pemain ISL Perkuat Timnas Indonesia

By Aditya / Published on Friday, 29 Jun 2012

KPSI

Tiadanya pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) di skuad Timnas Indonesia U-22 yang akan diterjunkan ke babak Kualifikasi Piala Asia U-22 di Riau pada 5-15 Juli 2012 mendatang ternyata berakar dari larangan KPSI.

Melalui surat resminya, KPSI di bawah pimpinan La Nyalla Mattalitti meminta para pemilik klub ISL untuk tidak mengizinkan pemainnya ke timnas bentukan PSSI sebelum ada instruksi dari Komite Gabungan atau Joint Committee (JC).

Tidak hanya itu, KPSI juga meminta agar semua klub ISL tetap tidak mengakui kepengurusan PSSI rezim Djohar Arifin Husin. Berikut ini adalah kutipan poin pertama surat resmi KPS tersebut.

Bahwa seluruh angggota PSSI termasuk klub peserta Indonesia Super League 2011/2012 yang berada di bawah organisasi PSSI hasil Kongres Luar Biasa PSSI pada tanggal 18 Maret 2012 di Ancol agar bersikap konsisten untuk tidak mengakui kepengurusan PSSI di bawah Djohar Arifin termasuk tidak memenuhi permintaan pemain untuk memperkuat tim nasional Indonesia di semua level.

KPSI baru akan mengizinkan kepada klub peserta ISL mengirimkan pemainnya ke Timnas Indonesia setelah ada keputusan dari Komite Gabungan yang hingga saat ini belum menunjukkan kinerja yang pasti.

Bahwa terhadap pemanggilan pemain ke tim nasional di semua level akan dijalankan oleh klub anggota PSSI hasil Kongres Luar Biasa PSSI pada tanggal 18 Maret 2012 di Ancol setelah mendapatkan persetujuan dari Joint Committee PSSI yang dibentuk berdasarkan hasil MoU antara PSSI, KPSI dan ISL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda