Scroll to Top

Yahoo Akhirnya Menghapus Layanan Koprol

By Melissa / Published on Friday, 29 Jun 2012

Yahoo Menutup Layanan Koprol

Yahoo akhirnya memutuskan untuk menghentikan layanan Koprol pada tanggal 28 Agustus 2012 mendatang.

Koprol adalah layanan jejaring sosial berbasis lokasi buatan Indonesia yang dibeli Yahoo dua setengah tahun silam.

Banyak yang berpendapat bahwa Koprol memiliki potensi besar untuk bersaing secara global karena dianggap mampu berkompetisi dengan Foursquare.

Sebelum resmi menutup layanan Koprol, Yahoo telah memecat 25 karyawan Koprol.

Yahoo mengumumkan berita ini secara resmi melalui blog Koprol:

Halo Koprollers,

Waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal ke Yahoo! Koprol.

Sejalan dengan fokus Yahoo! untuk berinovasi dengan cepat dengan produk dan properti inti kami, dalam kuartal yang akan datang, kami akan menghentikan atau melakukan transisi beberapa produk yang tidak memberikan revenue atau engagement yang berarti. Setelah melakukan kajian portfolio produk secara seksama, Yahoo! memutuskan untuk menghentikan Koprol efektif pada tanggal 28 Agustus 2012.

Selain mengemukakan alasan penutupan Koprol dan ucapan perpisahan, Yahoo juga menguraikan informasi teknis pasca penutupan Koprol:

Anda bisa ekspor profil, posting, review, check-in, dan gambar asli yang anda pernah upload dengan pergi ke ‘Export Data’ di m.koprol.com/export.

Anda bisa export data online anda kapan saja sebelum tanggal 28 Agustus 2012, tapi mohon perhatikan bahwa anda hanya bisa lakukan sekali saja.

Setelah anda mengekspor data, update profil, postingan, review, check-in, dan gambar yang anda upload ke Koprol sesudahnya tidak bisa diekspor lagi.

Untuk pengguna yang pernah membuat Koprol Business Profile, anda bisa menyimpan profil, postingan, dan gambar yang anda sudah upload, langsung ke komputer anda.

Account Yahoo! anda tidak terpengaruh.

Penghentian layanan Koprol juga sangat disayangkan karena layanan ini dianggap sebagai senjata Asia untuk berkompetisi dengan produk buatan negara Barat.

Senada dengan peribahasa ‘mati satu tumbuh seribu’, diharapkan setelah penutupan layanan Koprol para anak bangsa semakin terpacu untuk terus menciptakan berbagai startup lokal berkualitas global.

(via The Next Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda