Scroll to Top

Hasil Spanyol vs Italia: Italia Tak Pantas Bersedih

By Wan Faizal / Published on Monday, 02 Jul 2012

Prandelli-Balotelli

Italia memang mendapat hasil memalukan setelah dipermak Spanyol 4-0 dalam laga final Euro 2012. Meski kecewa, namun skuad Italia tak sepantasnya terlalu bersedih jika melihat usaha keras mereka di turnamen ini.

Italia datang ke Polandia-Ukraina dengan membawa masalah di persepakbolaan mereka. Kasus pengaturan skor kembali menjerat sepakbola Italia dengan melibatkan beberapa nama pemain kelas atas Italia.

Bahkan Domenico Criscito, salah satu pemain yang masuk skuad sementara Gli Azzurri, terpaksa dicoret Cesare Prandelli karena sang pemain diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Lain itu, Italia juga membawa beban untuk bisa memperbaiki nama baik mereka setelah tampil memalukan di putaran final Piala Dunia 2010. Saat itu, mereka tak sanggup lolos dari penyisihan grup. Italia saat itu tergabung bersama Paraguay, Slovakia, dan Selandia Baru.

Ketakutan untuk gagal bangkit mulai tercium setelah di dua laga pertama fase grup Piala Eropa 2012, Italia hanya bermain seri lawan Spanyol dan Kroasia. Hasil seri versus Spanyol bisa ditoleransi, namun tidak dengan saat lawan Kroasia.

Namun setelahnya, Italia menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Kemenangan lawan Irlandia di pertandingan terakhir grup membawa mereka lolos ke babak knock-out. Disinilah permainan cantik Italia benar-benar terlihat.

Inggris dan Jerman tak kuasa membendung langkah Italia untuk melaju ke partai final. Kombinasi antara pertahanan rapat dan serangan mematikan begitu terlihat di dua pertandingan tersebut. Modal tersebut yang dibawa Gianluigi Buffon dkk untuk menantang Spanyol di final.

Bonucci-Buffon

Meski pada akhirnya kalah 4-0, Italia tetap bermain apik, terutama di babak pertama meski mereka kebobolan dua gol. Petaka sebenarnya terjadi di menit 60 ketika mereka terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Thiago Motta mengalami cedera dan tim sudah melakukan tiga kali pergantian pemain.

Bermain dengan “10 orang” membuat Italia harus menderita dua gol lagi di penghujung laga lewat Fernando Torres dan Juan Mata.

“Kami kelelahan dan berada dalam kondisi yang tidak 100% disaat menghadapi tim seperti Spanyol. Pertandingan seperti sudah berakhir di menit 60 saat Thiago cedera. Kamu tidak bisa berbuat banyak ketika dalam kondisi bermain dengan 10 orang, tertinggal dua gol, dan berhadapan dengan tim sekelas Spanyol,” tutur Daniele De Rossi.

Italia kini harus membuka lembaran baru sembari mempertahankan hal baik yang mereka lakukan di Euro 2012 ini. Dengan para pemain yang tengah memasuki usia keemasan seperti De Rossi, Antonio Cassano, Claudio Marchisio, dan Leonardo Bonucci, ditunjang para pemain muda seperti Mario Balotelli, Ignazio Abate, Fabio Borini, dan Angelo Ogbonna, Italia tentu punya masa depan cerah untuk berprestasi di Brazil 2014.

“Semuanya sedih dengan kekalahan tersebut. Tapi itu tidak menghapus kenyataan bahwa kami telah bermain baik di turnamen ini dan kembali menghidupkan mimpi rakyat Italia. Bagi saya, ini adalah titik balik yang pas untuk masa depan Italia,” tambah Giorgio Chiellini.

Non mollare mai, Italia! (Jangan pernah menyerah, Italia!)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda