Scroll to Top

Spanyol vs Italia Euro 2012: Kisah Manis dan Gelap Mario Balotelli di Piala Eropa 2012

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 03 Jul 2012

Balotelli

Balotelli, Balotelli, dan Balotelli. Rasanya tak pernah habis cerita tentang, Mario Barwuah Balotelli, pemain bengal milik Timnas Italia satu itu. Tak terkecuali di gelaran Euro 2012 dimana ia seperti tak lupa untuk menggoreskan kisah manis dan gelap tentang dirinya sendiri untuk selalu diingat oleh fansnya.

Selama 24 hari digelarnya Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina, Balotelli memang seperti menjadi artis karena tingkahnya yang unik, lucu, dan kadang menyebalkan.

Ketika skuad Gli Azzurri pertama datang ke Polandia yang merupakan markas tim, Balo menjadi salah satu pemain yang paling diburu tanda tangannya oleh anak-anak disana. Berbagai polah aneh yang selalu terdengar namanya menjadi magnet bagi mereka untuk bisa mengetahui lebih dekat tentang sosok pemain keturunan Ghana tersebut.

Namun, ia juga “tak lupa” untuk berbuat kontroversi. Contohnya seperti di laga versus Spanyol. Ia membuang peluang emas ketika sudah berhadapan dengan Iker Casillas. Karena kecerobohannya, Sergio Ramos mampu memotong bola dan membuat Balo gigit jari. Beberapa menit kemudian, ia ditarik keluar oleh Cesare Prandelli.

Italia training

Di pertandingan kedua versus Kroasia, Balo juga menyia-nyiakan kepercayaan dari Prandelli. Ia sama sekali tak berkutik mendapat pengawalan bek Kroasia. Hasilnya? Ia kembali tak bermain penuh 90 menit.

Peruntungannya berubah ketika Italia berhadapan dengan Irlandia. Dimasukkan sebagai pemain pengganti, Balo mencetak gol spektakuler untuk membawa Italia lolos ke perempat final. Namun, dalam selebrasinya ia kembali berbuat kontroversi. Pemain berkulit hitam tersebut ngomel tak karuan dan harus dibungkam oleh Leonardo Bonucci yang berada di dekatnya. Tak jelas ia tujukan pada siapa omelan tersebut.

Di laga versus Inggris, Balo banyak membuang peluang emas yang ia miliki hingga membuat kiper Gianluigi Buffon geram. Buffon menyesalkan Italia tak bisa menang dalam 90 menit karena banyaknya kesempatan yang terbuang. Meski tak menyebut nama, jelas Balo menjadi salah satu yang dimaksud Buffon.

Setelah menjadi pesakitan, Balo bersinar di laga semifinal versus Jerman. Ia mencetak dua gol brilian untuk mengantar Italia ke final. Bahkan, Balo merayakan gol keduanya dengan penuh emosional saat itu.

Balotelli, Jerman 1-2 Italia

Yang paling menyentuh adalah sesaat setelah pertandingan tersebut usai. Balo menghampiri tribun penonton dan memeluk ibu angkatnya, Silvia, sembari mengatakan bahwa dua gol itu adalah untuknya.

“Setelah pertandingan, saya menemui ibu saya dan berkata ‘dua gol ini untukmu’. Saya menunggu momen ini sejak lama. Malam ini adalah malam terindah karena bisa membuat ibu bahagia,” ujar Super Mario.

Balotelli with his mum

Dua gol itu tak pelak membuat Balo diandalkan Italia di babak final. Namun Balo ternyata tak kuasa menghabisi pertahanan Spanyol dan harus rela menerima kenyataan pahit bahwa Italia dihajar Spanyol 4-0.

Balo kecewa, begitu juga dengan seluruh punggawa Italia. Saking kecewanya, Balo bahkan langsung nyelonong masuk kamar ganti sebelum ditahan oleh Prandelli.

“Saya berkata pada Mario bahwa ini adalah pengalaman yang harus diterima. Kamu harus tetap besar hati dan mengatakan pada lawan bahwa mereka lebih baik. Kamu harus menjadikan kekalahan ini agar bisa lebih berkembang,” tutur Prandelli pada Balo.

Prandelli-Balotelli

Baiklah, untuk menghibur fans Italia yang masih kecewa dengan kekalahan di final, berikut Sidomi tampilkan video-video lucu Balotelli selama menjalani latihan di Euro 2012:

  • Ketika rekan-rekannya serius berlatih, Balo malah dengan asyiknya bersantai dan tertawa, sambil bermain-main dengan corner flag.

  • Kali ini bersama Antonio Di Natale, Balo mengerjai Antonio Cassano yang sedang berjalan santai. Cassano terlihat sedikit kesal, namun ketika tahu yang melakukannya adalah Balo, ia mungkin sedikit “maklum”.

  • Dan yang ini adalah ketika Balo dikerjai rekan-rekannya. Balo harus rela kupingnya dijewer beberapa pemain Italia. Mungkin sangat jarang melihat kejadian dimana Balo menjadi orang yang “dianiaya”.

Terakhir, Balo mengirim pesan pada semua orang yang pernah mengkritiknya. Jika sudah membaca ucapannya dibawah ini, Anda mungkin paham kenapa Balo selama ini selalu bertingkah “beda”.

“Saya adalah warga naturalisasi di Italia, saya lahir dari keturunan Ghana. Saya diabaikan oleh orang tua kandung saya, namun akhirnya diselamatkan oleh dua malaikat. Di timnas, saya adalah orang kulit hitam pertama yang memakai seragam ini.”

“Saya menerima perlakuan rasis setiap hari. Saya tidak marah, namun pengalaman di hidup saya membuat saya bertingkah berbeda dari kebanyakan orang. Kenali saya dulu sebelum memberi kritik!”

Balo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda