Scroll to Top

Kualifikasi Piala Asia U-22: Suporter Dilarang Bawa Minuman Botol

By Aditya / Published on Saturday, 07 Jul 2012

Timnas Indonesia Suporter

Insiden pelemparan botol yang dilakukan oleh para penonton di Stadion Utama Riau saat Timnas Indonesia U-22 berhadapan dengan Australia dalam babak Kualifikasi Piala Asia U-22 beberapa waktu lalu membuat aparat keamanan siaga. Para suporter pun dilarang membawa botol minuman ke dalam stadion di laga-laga selanjutnya.

”Tidak dibenarkan lagi ada minuman berkemas botol masuk ke Stadion Utama Riau pada pertandingan kali ini. Hal ini adalah antisipasi agar tidak ada lagi lempar-lemparan botol ke tengah lapangan,” tegas Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Adang Ginanjar, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/7/2012).

Selain itu, saat Indonesia menghadapi Timor Leste nanti, penjagaan keamanan pun akan lebih diperketat. Setiap pintu masuk akan dijaga oleh aparat keamanan. Pihak kepolisian sudah menyiapkan 700 personel yang akan mengamankan laga Indonesia melawan Timor Leste.

Tidak hanya minuman kemasan dalam botol saja yang dilarang dibawa masuk ke dalam stadion. Beberapa jenis benda berbahaya lainnya pun tidak boleh masuk ke area stadion.

”Selain minuman berkemasan botol, kami juga melarang masuknya petasan dan barang-barang yang berbahaya lainnya,” tandas Adang Ginanjar.

Adang Ginanjar mengaku bahwa di laga sebelumnya pihak keamanan sebenarnya sudah menerapkan aturan yang sama, namun masih saja kecolongan hingga terjadi insiden pelemparan botol terhadap kubu Australia.

”Sebelumnya, waktu pertandingan Indonesia melawan Australia, sebenarnya kami telah melakukan pemeriksaan dan melarang penonton untuk membawa minuman berkemasan botol. Namun tidak tahu kok kecolongan juga,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda