Scroll to Top

Apakah Kebiasaan Menjemur Bayi Baik bagi Kesehatan?

By C Novita / Published on Monday, 09 Jul 2012

menjemur bayi

Menjemur bayi di waktu pagi kerap dilakukan oleh keluarga Indonesia, sebagai kebiasaan yang secara arif diturunkan dari nenek buyut kita. Alasannya adalah agar tulang bayi menjadi kuat. Tapi, benarkah kepercayaan ini?

Fungsi sinar matahari pagi salah satunya adalah membantu terbentuknya vitamin D yang bermanfaat sekali untuk proses pembentukan tulang. Dengan adanya vitamin D, maka kalsium dapat diserap oleh darah dan dibawa ke tulang hingga massa tulang bertambah.

Selain itu, sinar matahari pagi juga bisa memecah bilirubin yang menjadi penyebab bayi kuning. Kehangatan yang dirasakan oleh bayi yang dijemur pada pukul antara 06.00-07.30 pagi bisa membuat bayi nyaman dan lebih tenang.

Lendir yang biasanya kerap hadir di tenggorokan dan menyebabkan bayi bunyi saat bernafas pun dapat hilang dengan menjemur bayi di pagi hari.

Waktu untuk melakukan penjemuran pun tak perlu terlalu lama. Hanya maksimal 15 menit saja, namun secara rutin dilakukan setiap hari untuk hasil yang terbaik.

Tidak hanya untuk bayi yang baru lahir, bagi ibu hamil pun berjemur di bawah sinar matahari pagi amat disarankan. Ini berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Bristol University.

Selama 18 tahun mereka mengamati perkembangan bayi yang lahir dari 7000 orang ibu pada setiap musim, dan menemukan bahwa bayi yang lahir di musim semi dan musim panas ternyata memiliki tinggi badan lebih dibanding bayi yang lahir di musim dingin.

Nah, beruntunglah Anda yang tinggal di negara beriklim tropis, sebab kemungkinan pertumbuhan tulangnya lebih sehat dan baik. Tentu ditunjang asupan makanan yang bergizi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda