Scroll to Top

La Nyalla Kecam PSSI Karena Sering Datangkan Pemain Bintang

By Aditya / Published on Wednesday, 11 Jul 2012

Djohar Arifin & La Nyalla

Kedatangan sejumlah pemain top dan klub elit dunia ke Indonesia yang beberapa di antaranya diprakarsai oleh PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin ternyata mengusik ketenangan petinggi KPSI, La Nyalla Mattalitti. Menurutnya, tindakan mendatangkan para pemain top itu ke Indonesia bukan merupakan tindakan yang bijak.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini Indonesia kerap kedatangan para pesepakbola kelas dunia, sebut saja Cesc Fabregas, Xabi Alonso, Anton Ferdinand, juga mantan kiper Manchester United asal Belanda, Edwin van der Sar. Eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola, pun sempat datang ke Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, klub-klub Eropa pun didatangkan ke tanah air. Setelah Inter Milan, akan segera menyusul Everton, Galatasaray, Queens Park Rangers (QPR), Valencia FC, dan bahkan mungkin Real Madrid.

Timnas Indonesia Vs Inter Milan
Inter Milan Saat Melawan Timnas Indonesia di Jakarta

Menurut La Nyalla Mattalitti, upaya membawa para pemain bintang dan klub Eropa tersebut merupakan tindakan yang justru membohongi publik karena dunia tidak akan tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi di persepakbolaan Indonesia.

“Perlu diingat, mendatangkan pemain bintang ke Indonesia itu tidak akan membantu perkembangan sepakbola Indonesia. Justru hal itu menjadikan kesempatan bagi dunia luar untuk melihat buruknya kondisi sepakbola Indonesia yang sebenarnya,” tukas La Nyalla Mattalitti seperti dikutip dari BolaNet, Selasa (10/7/2012).

La Nyalla Mattalitti merasa heran, mengapa PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin masih melakukan manuver pencitraan di saat kondisi sepakbola Indonesia sedang terpuruk. Bahkan, lanjutnya, masih banyak pemain di kompetisi domestik yang belum menerima gaji hingga saat ini.

“Ini sungguh aneh, apalagi hampir semua klub di Indonesia saat ini mengalami krisis keuangan sehingga tidak bisa membayar gaji para pemainnya. Bahkan, ada pemain yang sudah tidak malu-malu lagi sampai mengemis di pinggir jalan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda