Scroll to Top

Hasil Pilkada Jakarta 2012

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 12 Jul 2012

Hasil Pilkada Jakarta 2012

Pengumuman hasil pilkada Jakarta 2012 masih belum dilakukan oleh KPUD Jakarta. Meskipun demikian, dari beberapa hasil perhitungan cepat, Jokowi-Ahok tercatat sebagai pemilik suara terbanyak dengan rataan sekitar 40%, mengalahkan lima pasangan lain.

Rabu, 11 Juli 2012, warga Jakarta memiliki gawe besar untuk menentukan gubernur dan wakil gubernur mereka dalam waktu lima tahun ke depan. Enam pasangan cagub dan cawagub bersaing dalam Pilkada kali ini. Mereka adalah Fauzi Bowo-Nara (pasangan nomor urut 1), Hendardji-Riza (nomor 2), Jokowi-Ahok (nomor 3), Hidayat Nur Wahid-Didik (nomor 4), Faisal Basri-Biem (nomor 5), dan Alex-Nono (nomor 6).

KPU DKI Jakarta sendiri masih disibukkan dengan penghitungan suara yang sedianya paling lambat 19 Juli 2012. Pengumuman hasil akan diselenggarakan pada keesokan harinya, Jumat, 20 Juli 2012.

Namun, perhitungan cepat dari berbagai lembaga survey setidaknya sedikit bisa memberikan gambaran pemenang Pilkada kali ini.

Dari empat lembaga survey yang melakukan perhitungan cepat (quick count), pasangan Jokowi-Ahok terlihat mengungguli lima pasangan lain. Semisal, versi LP3ES pasangan ini mendapatkan 42,69% suara. Mereka unggul dari Foke-Nara yang hanya mendapatkan 34,58%.

Hasil quick count lembaga survey lain juga senada. Indobarometer meletakkan Jokowi-Ahok di peringkat pertama dengan 42,20% suara. Pasangan berikutnya yang memperoleh suara terbanyak adalah Foke-Nara dengan 33,80%.

Lembaga Survey Indonesia juga merilis bahwa Jokowi-Ahok sebagai ‘pemenang’ pilkada ‘versi quick count’ dengan 42,74%. Pasangan nomor urut satu lagi-lagi ada di posisi selanjutnya dengan 33,57% suara.

Lingkaran Survey Indonesia juga membeberkan data bahwa pasangan nomor 3 memperoleh suara terbesar versi quick count mereka dengan 43,04%. Foke-Nara menyusul dengan 34,17%.

Dari emapt hasil hitung cepat di atas, terlihat Jokowi-Ahok dan Foke-Nara meninggalkan pasangan lain dengan perbedaan cukup jomplang. Pemilih mereka mencapai 75% ke atas.

Pesaing terdekat, Hidayat Nur Wahid-Didik hanya mendapatkan suara dengan rataan 11%. Faisal-Biem yang merupakan calon independen, mendapatkan rataan sekitar 4,9%. Alex Noerdin-Nono memperoleh suara yang berkisar antara 4,5-4,7%. Terakhir, Hendardji-Riza memperoleh suara kurang dari 3%.

Hasil Hitung Cepat Beberapa Lembaga Survey (Berdasarkan Nomor Urut Peserta)

Lembaga Survey Indonesia
1. Foke-Nara 33,57%
2. Hendardji-Riza 2,05%
3. Jokowi-Ahok: 42,74 %
4. Hidayat-Didik: 11,96 %
5. Faisal-Biem: 4,94 %
6. Alex-Nono: 4,74 %

———————————–

LP3ES
1. Foke-Nara 34,58%
2. Hendardji-Riza 1,73%
3. Jokowi-Ahok: 42,69%
4. Hidayat-Didik: 11,57 %
5. Faisal-Biem: 4,89 %
6. Alex-Nono: 4,55 %
———————————–

Lingkaran Survei Indonesia (LSI):
1. Foke-Nara: 34,17 %
2. Hendardji-Riza: 1,82 %
3. Jokowi-Ahok: 43,04 %
4. Hidayat-Didik: 11,77 %
5. Faisal-Biem: 4,83 %
6. Alex-Nono: 4,37 %
———————————–
Indobarometer:
1. Foke-Nara: 33,8 %
2. Hendardji-Riza: 2,6 %
3. Jokowi-Ahok: 42,2 %
4. Hidayat-Didik: 11.5 %
5. Faisal-Biem: 5,1 %
6. Alex-Nono: 4,7 %

(okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda