Scroll to Top

Kim Dotcom Ingin Menyerahkan Diri

By Baihaki / Published on Thursday, 12 Jul 2012

Kim Dotcom

Pendiri situs file sharing Megaupload, Kim Dotcom, baru-baru ini dikatakan menginginkan untuk menyerahkan diri kepada pemerintah Amerika. Hal tersebut diungkapkan oleh Dotcom melalui akun Twitternya setelah sehari pengadilan Selandia Baru menyatakan untuk menunda hearing ekstradisi Kim Dotcom hingga Maret tahun depan.

Namun, Kim mengatakan bahwa penyerahan dirinya tersebut harus dibarengi dengan beberapa persyaratan. Dan, hal tersebut harus dipenuhi oleh Departemen Kehakiman (Departmen of Justice).

“Hai DoJ, kami akan pergi ke Amerika. Tidak perlu melakukan ekstradisi. Kami ingin jaminan, uang tunai untuk biaya pengacara dan biaya hidup,” kata pria bertubuh tambun tersebut dalam akun Twitternya.

Dia mengatakan, meskipun berusaha untuk menyerahkan diri kepada pemerintah Amerika, bukan berarti dirinya bermaksud untuk berhenti berjuang. Bahkan dia menganggap bahwa penundaan hearing ekstradisi oleh pengadilan Selandia Baru adalah taktik kotor yang dilakukan oleh pemerintah Amerika. Dengan penundaan tersebut, pemerintah Amerika dituduhnya berusaha untuk menghancurkan bisnisnya dengan cara mengambil semua aset-asetnya.

Aksi perlawanan oleh Kim Dotcom memang cukup menarik. Bahkan Steve Wozniak yang merupakan co-founder perusahaan Apple memberikan dukungannya kepada Dotcom. Dia mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh Dotcom sangat tepat. Bahkan sebagai wujud dukungannya, Wozniak pun sempat mengunjungi Dotcom pada awal tahun ini di Auckland.

“Kim Dotcom adalah orang sukses, dan dia dikenal karena mobil sportnya, mobile balapnya, dan gaya hidupnya, hal hal itulah yang membuatnya menjadi target yang mudah,” ujar Wozniak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda