Scroll to Top

Tips Agar Tidak Kedinginan Saat Mendaki Gunung

By Ilham Choirul / Published on Friday, 13 Jul 2012

naik gunung

Urusan naik gunung, sudah menjadi “makanan” wajib bagi orang yang mengaku pecinta alam. Apalagi bagi mahasiswa pecinta alam (Mapala) yan banyak terdapat di kampus, naik gunung sering dijadikan agenda rutin. Penaklukan dataran tinggi tidak hanya dilakukan pada satu objek gunung saja. Semakin banyak gunung yang didaki dan semakin tinggi puncaknya, itu menjadi kebanggaan pendaki.

Satu masalah yang pasti ditemui selama mendaki adalah perubahan suhu ekstrim. Jika di dataran rendah sering terasa panas, maka setiap tahap ketinggian tertentu, suhu menurun. Semakin menuju puncak, dinginnya tidak terelakkan apalagi kala malam hari.

Untuk mengatasi kedinginan ini, ada beberapa tips yang bisa digunakan agar tubuh tidak sampai mengalami hipotermia. Dikutip dari Media Indonesia, inilah beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Lakukan penyesuaian diri dengan lingkungan. Adaptasikan tubuh Anda dengan kondisi lingkungan baru di pegunungan. Setelah dirasakan tubuh mampu menyesuaikan diri, baru lakukan pendakian. Proses ini disebut pula aklimatisasi.
  • Jangan lupa kenakan pakaian yang mampu menahan panas tubuh Anda. Tidak cukup hanya satu jaket saja. Kalau perlu, bawalah beberapa potong pakaian hangat. Memakai jaket tebal sangat disarankan. Siapkan pula jenis yang antiair. Biasanya lapisan luarnya dibuat dari bahan polar.
  • Agar makin hangat saat tidur, pakailah sleeping bag. Kantong panjang untuk tidur ini mudah dilipat dan dibawa saat mendaki. Saat dipakai, mampu menambah kehangatan badan selain dengan memakai jaket tebal.
  • Hindari memakai pakaian dari bahan jeans.  Selain bahannya berat, jeans akan membuat Anda tambah kedinginan karena sifatnya yang bisa menyerap dingin.
  • Sebelum malam tiba, kumpulkan ranting kering yang sudah berjatuhan di tanah untuk membuat api unggun. Induksi panas api bisa menghangatkan tubuh Anda. Jangan lupa, matikan api kalau Anda hendak meninggalkan lokasi pembuatan api unggun.
  • Sambil membuat api unggun, siapkan pula tempat untuk memasak air dan membuat makanan. Minuman hangat sangat nikmat untuk disantap kala mendaki. Pilih jenis minuman yang mampu membuat hangat tubuh, seperti air jahe, susu, atau teh. Untuk makanan, siapkan makanan yang cukup memberikan energi bagi tubuh.
  • Sempatkan untuk melakukan peregangan tubuh selama mendaki. Ini akan membuat otot terhindar dari cedera selama mendaki. Selain itu, peregangan dapat sedikit mengusir rasa dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda