Scroll to Top

Kualifikasi Piala Asia U-22: Penonton Kecewa Dengan Strategi Pelatih Indonesia

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 14 Jul 2012

Kekalahan Indonesia Vs Jepang 1-5, ternyata menimbulkan ketidakpuasan bagi beberapa suporter Indonesia yang menyaksikan langsung di Stadion Utama Riau. Ada diantara mereka, menganggap bahwa strategi yang diterapkan Aji Santoso pada pertandingan tersebut terlalu berani.

Dalam pertandingan sepakbola, kalah menang adalah biasa. Namun, yang tidak biasa adalah kalah karena salah mengatur strategi permainan.

“Jika kita sudah tahu Jepang lebih baik dari Indonesia, mengapa kita memaksakan bermain terbuka. Bahkan memaksa Jepang bermain cepat. Ini adalah strategi yang salah,” ujar Mahud, penonton di Stadion Utama Riau seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Suara penonton maupun masyarakat luas di Pekanbaru, menyesalkan penerapan strategi yang keliru.

“Kita mengulang kesalahan yang sama seperti saat lawan Australia. Terlalu terburu-buru menekan lawan sejak menit awal, padahal kita tahu lawan lebih baik dari kita. Kalau hanya pasrah saja dan tidak punya pikiran alternatif, masih banyak pelatih yang lebih baik,” ungkap Satiman, sopir angkot yang merogoh kocek Rp 50 ribu untuk nonton di Stadion Utama Riau setiap kali tim Garuda Muda bermain.

Namun Anggota Exco PSSI, Bob Hippy menampik kesalahan strategi yang dilakukan Aji Santoso dan Widodo C. Putro. Bob Hippy lebih menekankan perhatian pada pembinaan materi pemain yang memperkuat timnas U-22.

“Tim seperti Australia dan Jepang memiliki kualitas lebih baik. Mereka lebih siap,” ujar Bob Hippy.

Masih menurut Bob, bahwa puluhan ribu penonton di Stadion Utama Riau dan jutaan pemirsa televisi bisa melihat langsung bagaimana Nurmufid dan kawan-kawan sudah berjibaku selama 90 menit.

Anak-anak muda penuh bakat ini sudah tampil gagah perkasa untuk memberikan perlawanan. Namun sayangnya para pemain tidak mendapat panduan yang layak secara teknis permainan, sehingga stamina mereka terkuras begitu saja.

“Jangan-jangan kita tidak punya rekaman pertandingan Jepang. Sehingga melakukan analisa seadannya. Akibatnya strategi permainan yang dimainkan pun hanya spekulasi belaka. Maka celakalah kita semua,” kata Rhizal salah seorang penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda