Scroll to Top

Lionel Messi: Cesc Fabregas Pernah Mengira Saya Bisu

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 14 Jul 2012

Lionel Messi

Lionel Messi dikenal karena kemampuannya di atas rata-rata pesepakbola modern. Bermain untuk Barcelona, musim lalu saja ia mampu mencetak 73 gol hanya dalam 60 pertandingan. Siapa nyana, ketika masih kecil King Leo begitu pendiam, sampai-sampai Cesc Fabregas mengira dirinya bisu.

Baru-baru ini, Kepes Sport, salah satu majalah asal Hungaria, merilis wawancara mereka tentang Lionel Messi. Banyak ‘rahasia’ yang terkuak dari pemain berusia 25 tahun. Mulai dari kenyataan bahwa ia tak menonton Euro 2012, hingga masa lalunya yang membuat kita tersenyum simpul.

Barangkali banyak yang bertanya kepada Lionel Messi seputar Euro 2012. Pertengahan tahun ini, rekan-rekannya di Barcelona, mulai dari Gerard Pique, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez, Sergio Busquets, hingga Victor Valdes, turut serta membela Spanyol.

Wajar jika ada yang menduga, jangan-jangan Messi begitu antusias menonton perjuangan La Furia Roja. Namun, ternyata tidak demikian.

“Saya tidak menonton satu pun pertandingan di Euro. Saya mengikuti hasil pertandingannya, tapi saya tak mendukung salah satu negara yang bertanding di dalamnya,” kata Messi.

Lionel Messi 2

Yang tak kalah menarik, adalah ketika Messi dimintai pendapat tentang perjalanan hidupnya hingga berusia 25 tahun. Sepanjang periode tersebut, King Leo sudah berhasil mendapatkan 3 Ballon d’Or, dua kali top skorer Liga Spanyol, dan belasan gelar bersama Barcelona. Namun, bagaimana tentang kehidupan pribadinya?

Dengan polos, King Leo menjawab bahwa karakternya yang pemalu, tetap saja belum berubah.

Katanya, “Sekarang saya sedikit lebih terbuka, tak terlalu malu lagi di ruang ganti seperti kala masih berada di La Masia.”

Saking pemalunya Messi kecil, ia pun berbagi guyonan Cesc Fabregas tentangnya kala itu “Fabregas menyampaikan (dengan bercanda), ketika masih kecil, saya begitu diam hingga teman-teman mengira saya bisu.”

Jangankan Cesc Fabregas, banyak wartawan dunia, termasuk wartawan TIME, kesulitan ‘berbicara’ dengan King Leo. Ketika kebanyakan pemain berkelas lain, bertutur kata lancar dan mungkin ‘sesukanya sendiri’, Lionel Messi tetap pada garis takdir masa kecilnya: pendiam, pemalu, dan tak memiliki sensasi lain dalam hidup kecuali kecintaannya terhadap sepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda