Scroll to Top

Liga Spanyol: 10 Top Skor La Liga Sepanjang Masa

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 16 Jul 2012

Hugo Sanchez

Liga Spanyol sebentar lagi bergulir. Sejak digelar pada tahun 1929, telah banyak penyerang-penyerang andal yang lahir di kompetisi teratas negeri Matador. Siapa sajakah yang termasuk dalam 10 top skor La Liga? Adakah nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam daftar ini?

10. Juan Arza (Sevilla)

Nama terbawah dalam daftar top skor Liga Spanyol adalah Juan Arza, penyerang Sevilla periode awal 1940-an hingga akhir 1950-an. 182 gol dibuatnya dalam 349 pertandingan. Dua hal terpenting dalam kariernya, Arza menjadi instrumen penting ketika membawa Sevilla menjadi juara liga satu-satunya pada musim 1945-46. Plus menjadi pencetak gol terbanyak di musim 1954-55 dengan 29 gol, meski kala itu berusia 33 tahun.

9. Carlos Santillana (Real Madrid)

Carlos Alonso Gonzalez menghabiskan karier bersama Real Madrid. Ia memang tak pernah menyandang gelar pichichi. Namun, gol-golnya membantu El Real meraih sembilan gelar La Liga. Pendek (175 cm) tapi jago duel-duel udara. Santillana yang mencetak 186 gol dalam 461 penampilan adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Spanyol.

8. Edmundo Suarez (Athletic Bilbao, Valencia, Alcoyano)

Edmundo Suarez

Dua kali meraih gelar top skor La Liga, Edmundo Suarez atau Mundo adalah pahlawan Valencia. Dibawanya klub tersebut meraih tiga gelar La Liga. Total, Mundo mengoleksi 195 gol dari 231 penampilan.

7. Pahino (Celta de Vigo, Atletico Madrid, Real Madrid, Deportivo de La Coruna)

Melanglang La Liga dengan bergabung di empat klub berbeda. Pahino dua kali menjadi pichichi, yaitu pada musim 1947-48 (bersama Celta Vigo) dan musim 1951-52 (bersama Real Madrid). Uniknya, gelar juara Liga Spanyol justru didapat ketika berkostum Atletico Madrid. Ketika terakhir kali berlaga di Primera Division bersama Deportivo de La Coruna, Pahino masih bisa mencetak 14 gol dalam semusim. 210 gol dibuat Pahino dalam 278 pertandingan.

6. Quini (Sporting de Gijon, Barcelona)

Enrique Castro Gonzalez atau Quini, termasuk ‘serakah’ dalam urusan top skor semusim. Ia pernah mendapatkan gelar pichichi lima kali, tiga kali di antaranya berturut-turut. Pemain Sporting de Gijon dan Barcelona mampu mengoleksi 219 gol dalam 448 laga di La Liga.

5. Cesar Rodriguez (Granada, Barcelona, Cultural Leonesa)

Penyerang kebanggaan Barcelona yang pernah bermain di Granada karena faktor politik. Di klub tersebut, ia menjadi sensasi karena mampu mencetak 23 gol. Kembali ke klub Catalan, Cesar membawa El Barca meraih kesuksesan. Uniknya, pemain yang mengemas 223 gol dari 353 pertandingan, hanya sekali menjadi top skor dalam semusim, pada musim 1948-49.

4. David Villa (Sporting Gijon, Zaragoza, Valencia, Barcelona)

David Villa

Sejak kemunculannya bersama Sporting Gijon di musim 2001-2002, David Villa menjelma sebagai predator kotak penalti. 18 gol dilesatkannya pada musim perdana di tim senior. Kemudian, dalam rentang 10 tahun, Villa tak pernah mencetak gol di bawah angka 15. Barulah musim lalu, kala cedera mengantam, koleksi golnya cuma 5 dari 15 laga. Total, 223 gol diborong pemain ini dalam 433 penampilan; sesuatu yang masih belum berhenti.

3. Alfredo Di Stefano (Real Madrid, Espanyol)

Pria yang memberi kejayaan bagi Real Madrid di era 1950-an hingga pertengahan 1960-an. Berkebangsaan Argentina dan Spanyol, Di Stefano mengoleksi 227 gol (satu di atas David Villa) dalam 329 pertandingan.

2. Raul Gonzalez (Real Madrid)

Pangeran Bernabeu yang memiliki kesempurnaan sebagai penyerang. 228 gol dilesatkan Raul dalam 550 penampilan. Berseragam El Real sejak masih belia, orang mungkin sedikit lupa ia adalah mantan binaan sang rival, Atletico Madrid. Meraih enam gelar La Liga dan dua kali menyabet predikat pichichi, adalah kenangan pemain Al-Sadd bagi Madridistas.

1. Hugo Sanchez (Atletico Madrid, Real Madrid, Rayo Vallecano)

Hugo Sanchez

Ia tampil di tiga klub dalam 12 tahun kariernya di Liga Spanyol. Uniknya, ketiga-tiganya berasal dari kota Madrid. Setelah empat tahun berkostum Atletico, Sanchez menemukan pelepas dahaga gelar bersama Real Madrid. Pundi-pundi golnya pun terus bertambah hingga ke angka 234 dalam 347 pertandingan.

Lalu, di manakah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam daftar ini? Messi sementara berada di peringkat 12 dengan 169 gol. Sementara, Ronaldo yang baru merumput tiga tahun di Spanyol, ada di peringkat 42 dengan 113 gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda