Scroll to Top

Review & Test Samsung Galaxy Gio S5660

By Nope / Published on Wednesday, 27 Jul 2011

Setelah Samsung Galaxy S II, dan Sony Ericsson W8, kali ini sidomi.com akan mereview salah satu handset android dari samsung yang bernama Samsung Galaxy Gio S5660. Handset android dari samsung tersebut bisa dikatakan menyasar segmen menengah kebawah dan ternyata cukup diminati konsumen di tanah air.

Samsung Galaxy Gio S5660

  • Jaringan : GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 900/2100
  • Berat : 102 Gram
  • Jenis Layar : kapasitif Touchscreen 16 juta warna 3.2 inch
  • CPU : Qualcomm QCT MSM7227-1 Turbo 800 MHz processor
  • Memori internal : 158 MB
  • RAM : 384 MB
  • Memori eksternal : microSD maksimal 32 GB, 2GB included
  • Konektifitas Data : GPRS, EDGE, HSDPA 7.2 Mbps, Wi-Fi 802.11b/g/n, Wi-Fi hotspot
  • Bluetooth 2.1 A2DP
  • Kamera : 3.15 Mega piksel
  • Rekam Video : VGA @15fps
  • Browser : HTML
  • Radio : Stereo FM dengan RDS
  • OS : Android 2.2 froyo
  • Baterai : Li-ion 1350 mAh

 

[youtube a_JAzH5DjCM]

Unboxing Galaxy Gio

1. Handset Galaxy Gio
2. Baterai 1350 mAh
3. Mini USB dan terminal charge
4. microSD 2 GB
4. Handsfree (berbeda jenisnya tergantung distributor)
5. Buku panduan & kartu garansi

Desain
Dengan material plastik, Samsung galaxy Gio sangat ringan saat ditenteng. Walaupun bercasing plastik, namun tidak menampilkan kesan murahan. Ditambah body yang tipis membuat Galaxy Gio terlihat mempunyai design yang terbilang baik. Terdapat 3 buah tombol menu di bagian depan yang biasa terdapat di handset-handset android yang berfungsi untuk mengakses menu dan tombol “back”. Tombol power dan slot microSD terletak di sebelah kanan. Untuk tombol volume terletak di sebelah kiri. Di bagian atas, terdapat lubang jack 3.5 untuk handsfreenya. Dan untuk akses kabel data, terletak dibawah berdampingan dengan lubang mic. Di bagian belakang, terdapat kamera berukuran 3.15 Megapiksel dan speaker phone. Dari segi desain, Samsung galaxy Gio bisa dinilai produk middle-end yang mempunyai desain cantik.


Layar
Walaupun hanya menggunakan TFT touchscreen 16 juta warna, Samsung galaxy Gio terlihat cerah nyaman dipandang.  Terdapat pula setting untuk mengatur brightnes dan menampilkan animasi ketika mengakses menu-menu tertentu. Bisa dibilang, inilah salah satu keunggulan samsung dibanding brand-brand android lainnya.

Performa
Samsung Galaxy Gio mempunyai prosesor 800MHz plus RAM 384. Ketika dijajal memainkan game, memutar player music secara bersamaan, tampak sekali kehandalan prosesornya. Sedikit sekali, bahkan bisa dibilang tidak ada lag yang dialami Galaxy Gio ketika dicoba menjalankan aplikasi, game secara bersamaan. Dari hasil benchmark memakai aplikasi Quadrant Advance 1.1, terlihat Galaxy gio mempunyai nilai yang cukup tinggi.

OS Android 2.2
Versi android yang terbenam di Samsung Galaxy Gio adalah android versi 2.2 Froyo. Salah satu keunggulan android froyo ialah aplikasi-aplikasi atau games-games tertentu otomatis terinstalasi di microSD. Walaupun tidak semuanya, namun sedikit banyak membantu alokasi memori internal yang terbilang kecil dengan ukuran 158 MB. Dan dengan manajemen daya yang baik, handset-handset froyo akan jauh lebih hemat baterai ketimbang Eclair. Dan dari aplikasi-aplikasi pun, sudah tentu tersuport lebih banyak.

Kamera & Rekam Video
Salah satu kelemahan Galaxy Gio terletak dari fungsi kameranya yang sangat standar. Hasil jepretannya tidak maksimal & Kualiatas rekam videonya kurang bagus hanya 15 frame per second.

Audio/video

Kualitas audio di Galaxy Gio sangat baik ketika digunakan dalam mode handsfree. namun ketika dijajal dengan speaker phone nya, Galaxy Gio tidak begitu nyaring dan terkesan pecah output suaranya. Dan untuk kualitas pemutar videonya, Galaxy Gio sudah support file video berjenis MP4/H.264/H.263. Kualitas video yang ditampilkan juga terbilang baik. Pengaruh prosesor sebesar 800MHz nampaknya jadi faktor utama bagi galaxy Gio untuk menampilkan kualitas video yang bagus.

Konektifitas data dan browser
Saat digunakan untuk aktifitas browsing, Samsung Galaxy Gio lumayan cepat dalam membuka halaman-halaman web. Namun, Galaxy Gio tidak suport adobe flash pada browsernya. Akibatnya fitur browsernya terbilang standar dan tidak maksimal saat mengakses web-web yang berkonten flash.

Kesimpulan :
Dengan banderol sekitar 2,1 juta s/d 1,8 juta, desain yang begitu manis, prosesor 800MHz, android 2.2 froyo, nampaknya Galaxy Gio patut dijadikan pertimbangan. Namun fitur kamera & rekam video yang standar, dan tidak support adobe flash pada browsernya  juga dijadikan catatan.

 

Hasil Review Samsung Galaxy Gio :
Keunggulan
+ Desain cantik
+ Prosesor 800 Mhz
+ Support HSDPA
+ Android 2.2
+ micro SD hot-swap

Kekurangan
– Fungsi Kamera & rekam video standar
– Memori internal hanya 158 MB
– Output audio via speaker terkesan pecah
– Tidak support adobe flash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda