Scroll to Top

PSSI Dinilai Tidak Profesional Mengelola Kompetisi

By Aditya / Published on Tuesday, 17 Jul 2012

PSSI Kompetisi

PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dinilai tidak profesional dalam mengelola kompetisi Indonesia Premier League (IPL) bersama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Tudingan itu dilontarkan oleh salah satu klub peserta kompetisi di bawah naungan PSSI, Arema IPL.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa Arema IPL menilai bahwa PSSI dan PT LPIS tidak profesional dalam menjalankan kompetisi. Salah satunya adalah pengiriman surat bertanggal 30 Maret 2012 dari PSSI dan PT LPIS terkait sanksi untuk Arema IPL.

”PT LPIS mengeluarkan surat larangan pertandingan bagi 5 pemain Arema (IPL) dan 3 pemain Bontang FC, namun surat tersebut tertulis untuk pertandingan pada 30 Maret (2012) lalu. Sekarang ini kan Juli, apa ini yang dinamakan profesional?!” tukas Brillyanes Sanawiri, Manajer Arema IPL, Selasa (17/7/2012), seperti dilaporkan Antara.

Brillyanes Sanawiri juga menyebutkan bahwa masih ada lagi beberapa hal yang menggelikan terkait dengan keputusan PSSI dan PT LPIS terkait dengan penyelenggaraan kompetisi.

Misalnya keputusan untuk memberikan kemenangan WO kepada Persebaya lantaran PSMS Medan dianggap tak hadir di pertandingan. Padahal, yang seharusnya diberi kemenangan WO adalah PSMS Medan karena Persebaya tak mampu menyelenggarakan pertandingan. PSMS Medan sendiri hadir ke Surabaya kendati sedikit terlambat.

Sedangkan ketika Bontang FC tidak datang ke Malang, PSSI justru mewajibkan digelarnya partai tunda, bukan memberi kemenangan WO kepada Arema IPL.

”Ini kan aneh, sehingga muncul pandangan jika Arema (IPL) sengaja dikerjai agar prestasinya jeblok dan tidak sampai menembus posisi runner-up, bahkan juara,” kata Brillyanes Sanawiri kesal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda