Scroll to Top

PSSI: Sepakbola Sulawesi Tenggara Terancam Dicoret Dari PON 2012

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 17 Jul 2012

PSSI

PSSI dalam situs resminya memberitakan, bahwa Tim Sepakbola Sulawesi Tenggara terancam dicoret dari pargelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 ini. Pemicunya adalah sikap Sabarudin Labamba, yang terus mengklaim dirinya sebagai Ketua Pengprov PSSI Sultra meski sudah dibekukan oleh PSSI pusat.

Dengan keadaan itu, tampaknya berdampak negatif terhadap tim sepakbola Sultra di PON 2012 Riau. Hal tersebut karena induk organisasi sepakbola nasional memastikan akan merekomendasikan pencoretan cabang sepakbola Sultra jika saja tidak melalui kepengurusan Pengprov PSSI Sultra yang sah, yakni pimpinan Heri Faisal dan Elvis Basri Uno selaku sekretaris umum.

Kepastian akan adanya rekomendasi pencoraten tersebut disampaikan Deputi Sekjen PSSI Bidang Media dan IT, Tondo Widodo. Menurutnya, tindakan tegas tersebut akan dilakukan karena sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Rekomendasi wajib diberikan oleh pengurus daerah yang sah sesuai Statuta PSSI. Karena itu, bagi mereka yang melanggar akan diberi tindakan tegas,” kata Tondo seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Lebih lanjut, Tondo meminta agar Pengprov PSSI yang telah dibekukan bisa legowo dan menerima kenyataan. Pasalnya pembekuan itu dilakukan karena adanya pelanggaran statuta, serta sesuai dengan aspirasi di daerah bersangkutan.

“Kalau memang ingin memajukan sepakbola di daerah, tidak harus dengan sikap ngotot mempertahankan jabatannya sebagai ketua pengprov. Silahkan saja bekerjasama dengan pengurus baru yang sudah terpilih,” tegas Tondo.

Mengenai ancaman pencoretan bagi tim sepakbola Sultra di PON nanti, Tondo mengungkapkan  sebetulnya sudah pernah dilayangkan PSSI.

“Pengurus PSSI saat ini sangat konsen dalam upaya membersihkan sepakbola nasional dari mereka-mereka yang selama ini merusak. Salah satunya dengan cara pengaturan skor dan lain sebagainya. Untuk itulah, Sultra jangan coba main-main dengan aturan yang sudah ditetapkan, jika tidak ingin sepakbolanya absen di PON nanti,” jelas Tondo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda