Scroll to Top

Jose Mourinho: Musim Ketiga di Real Madrid, Musim Kutukan untuk The Special One?

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 18 Jul 2012

Jose Mourinho 2

Sepanjang karier kepelatihannya, Jose Mourinho belum pernah melatih penuh di sebuah klub, lebih dari tiga tahun, kecuali di Chelsea. Kala itu, di tahun ketiga, Mou kehilangan mahkota Premier League. Kini, menjelang tahun ketiga bersama Real Madrid, akankah kejadian tersebut terulang?

Karier Jose Mourinho di sebuah klub selalu pendek. Di klub pertama yang dilatihnya, Benfica, ia cuma bertahan tiga bulan. Berikutnya, bersama Uniao de Leiria, Mou pun cuma melatih kurang dari setahun. Barulah di Porto, klub terbesar di Portugal, The Special One bertahan 2,5 tahun. Mendapatkan dua gelar juara liga dan dipuncaki dengan juara Liga Champions, Mou kemudian hijrah ke Chelsea.

Di klub London inilah Jose Mourinho bertahan lebih lama dibandingkan kala ia berada di klub mana pun. Tiga tahun lebih tiga bulan, pelatih kelahiran 1963 menukangi The Blues. Dua tahun pertama, dua gelar Premier League disandangnya. Namun, di musim ketiga, Chelsea merosot. Mereka hanya duduk di posisi runner-up dan kalah 6 angka dari sang juara, Manchester United.

Setelah didepak Roman Abramovich pada September 2007, Mou hinggap di Internazionale yang kala itu menjadi klub terkuat di Serie-A. Dua gelar juara didapatkannya di dua musim sebelum terpikat pinangan Florentino Perez ke Santiago Bernabeu.

Jose Mourinho

Artinya, cuma di Chelsea saja Mou pernah melatih lebih dari tiga musim penuh. Kini, menjelang musim ketiga di Real Madrid, bayang-bayang kegagalan di The Blues mengintip.

Musim Klub M M S K Gol Bobol SG Poin
2004-05 Chelsea 38 29 8 1 72 15 57 95
2005-06 Chelsea 38 29 4 5 72 22 50 91
2006-07 Chelsea 38 24 11 3 64 24 40 83

Jika melihat tabel di atas, pada musim pertama dan musim kedua, Chelsea begitu superior. Angka yang didapatkan bisa menembus 90 poin. Namun, di musim ketiga, angka tersebut menurun drastis. Mou kehilangan lima kemenangan. Tak hanya itu, produktivitas gol Chelsea menurun, sehingga selisih gol pun bergerak ke bawah.

Sementara, di Real Madrid, pada dua tahun perdana, Mou juga memperoleh lebih dari 90 angka. Pada musim 2010-11, Los Blancos memperoleh 92 poin dan musim berikutnya melesat ke angka 100. Produktivitas gol pun di atas 100, yaitu 102 di musim pertama dan 121 gol di musim berikutnya.

Musim Klub M M S K Gol Bobol SG Poin
2010-11 Real Madrid 38 29 5 4 102 33 69 92
2011-12 Real Madrid 38 32 4 2 121 32 89 100

Kini, tantangan datang kepada Mou di musim ketiganya. Mampukah ia mengulang jumlah angka fantastis yang didapatkannya dalam dua musim sebelum ini, ataukah strategi The Special One mulai terbaca oleh pelatih-pelatih Primera Division, sehingga kejadian di Chelsea kembali terulang di kubu Santiago Bernabeu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda