Scroll to Top

PSSI Dipanggil Badan Arbitrase Olahraga Indonesia!

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 18 Jul 2012

PSSI

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi dipanggil oleh Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori), untuk melakukan mediasi di Jakarta besok (Kamis 19/7/12). Hal tersebut terkait adanya gugatan yang dilayangkan Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Kalimantan Timur dan Jawa Barat.

“Soal detailnya, saya tidak berani bercerita. Sebab, saya hanya ditugasi untuk mengantarkan surat dari Baori ke PSSI,” ungkap sumber Baori yang tidak mau disebutkan identitasnya seperti yang dilansir Bola.

Menurutnya, segala persoalan secara gamblang sudah dilampirkan dalam surat yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Tri Goestoro tersebut. Dirinya hanya menyarankan supaya informasi penuh dapat diperoleh langsung dari Sekretaris Baori, Sudirman.

“Saya memang dari staf Baori, namun hanya diminta mengantarkan surat ini saja. Sehingga, saya tidak berani atau bisa menerangkan apa-apa seputar isi surat pemanggilan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Baori secara resmi juga menolak adanya caretaker di kepengurusan Pengprov PSSI Jambi dan Sumatera Utara. Alhasil, segala hal terkait simbol-simbol PSSI hanya bisa digunakan pihak penggugat, dalam hal ini pengurus hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang sah.

“Keputusan sudah keluar dan memenangkan gugatan kami. Selanjutnya, keputusan akan dilaporkan ke Pengadilan Negeri Jakarta tempat Baori bersidang. Sehingga, jika nanti ada pelanggaran, dapat dieksekusi aparat penegak hukum,” ungkap Indra Lesmana, Kuasa Hukum dari Bujang Nasril Ketua Pengprov PSSI Jambi.

“Semua simbol terkait PSSI, bahkan surat-menyurat, hanya kami yang berhak menggunakannya. Jika mereka masih nekat menggunakannya, maka akan kami laporkan ke aparat kepolisian,” tambahnya.

Bujang Nasril terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Jambi pada Musdalub di pertengahan Februari lalu dan dihadiri langsung anggota presidium Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) Hardi P Hasan dan Hinca Pandjaitan.

Namun eksistensi Bujang mendapatkan benturan dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, dengan menunjuk Mardi Alfian sebagai caretaker. Kontan, Bujang yang terpilih secara demokratis melakukan perlawanan dengan mengadukan Djohar dan Mardi ke Baori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda