Scroll to Top

Liga Eropa: Daftar Klub Yang Dicoret UEFA dari Europa League

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 19 Jul 2012

UEFA

Peraturan UEFA terhadap semua klub yang mewakili federasi mereka di liga-liga Eropa (Liga Champions dan Europa League) sangat ketat. Klub-klub yang bangkrut, terkena sanksi, dan terlibat skandal keuangan, dicoret dan tak boleh berpartisipasi di Europa League.

Hari ini, leg pertama babak kualifikasi kedua Europa League dimulai. Memang, tidak ada klub papan atas Eropa yang berlaga di babak ini. Kecuali, nama-nama yang lumayan akrab di telinga seperti Viktoria Plzen dan APOEL (yang tampil di Liga Champions musim lalu), atau klub kaya Rusia, Anzhi Makhachkala. Namun, sebuah pembelajaran penting bisa dipetik pada babak ini.

APOEL
APOEL Tim Kejutan di Liga Champions Musim Lalu

Ya, beberapa klub yang berlaga di babak kualifikasi kedua Europa League, mendapatkan jatah spesial dari UEFA. Mereka hadir sebagai pengganti klub-klub yang di liga domestik, berperingkat lebih unggul, namun bermasalah dalam urusan keuangan.

Sebutkanlah nama Mlada Boleslav. Klub ini sebenarnya cuma duduk di peringkat empat Gambrinus Liga (Liga Republik Cek). Jika melihat dari klasemen, mereka tak berhak lolos ke Eropa. Namun, Mlada Boleslav diuntungkan oleh dicoretnya Sigma Olomouc, peraih Piala Republik Cek, karena skandal korupsi.

Jatah Sigma Olomouc (yang semestinya berlaga di babak kualifikasi ketiga) dicoret, dan posisinya digantikan oleh Sparta Praha, sang peringkat dua Gambrinus Liga (semestinya berlaga di babak kualifikasi kedua). Karena Republik Cek memiliki jatah dua klub di babak kualifikasi kedua, Mlada Boleslav pun ‘diangkut’ ke babak ini, menemani Viktoria Plzen.

Europa League

Kasus yang sama juga terjadi pada Asteras Tripolis. Klub ini cuma duduk di peringkat enam Liga Yunani. Namun, mereka berhak tampil di babak kualifikasi kedua Europa League karena AEK Athens, sang peringkat ketiga (yang semestinya berlaga di babak play-off Europa League) terkendala masalah keuangan.

Atas tercoretnya AEK Athens, Atromitos (peringkat empat) yang semestinya berlaga di babak kualifikasi ketiga naik kasta, baru bertanding di babak play-off. PAOK yang peringkat lima (seharusnya berlaga di babak kualifikasi kedua) juga melejit, baru berlaga di babak kualifikasi ketiga. Satu tempat terakhir bagi wakil Yunani pun menjadi milik Asteras Tripolis, yang dari segi klasemen saja, ‘tidak memenuhi syarat’.

Sementara itu, klub dari Liga Skotlandia dan Liga Turki juga mengalami hal yang sama.

Berkat diturunkannya Glasgow Rangers ke divisi tiga, St. Johnstone, klub yang cuma duduk di peringkat enam mendapatkan jatah di Europa League. Mereka tampil di babak kualifikasi kedua.

Besiktas (Liga Turki) juga bermasalah dalam keuangan sehingga nama mereka dicoret. Yang mendapat keuntungan adalah Eskisehirspor, peringkat enam Liga Turki yang juga akan berlaga sejak babak kualifikasi kedua.

Atletico Madrid

Sebelum empat klub yang mendapatkan ‘tiket emas’ ini, klub-klub lain di Liga Hungaria dan Liga Republik Irlandia sudah merasakan keuntungan karena klub yang mengungguli mereka di klasemen musim lalu, bermasalah dalam keuangan.

Klub Gyor (Liga Hungaria) terhukum tiga tahun tak berhak berlaga di Eropa. Padahal, mereka ada di peringkat ketiga. Gagalnya Gyor ini membuat Honved, klub peringkat keempat liga setempat, berhak tampil di babak kualifikasi pertama. Mereka sukses menundukkan Flamurtari Vlore (Albania) dengan agregat 0-3.

Derry City (Liga Irlandia Utara) duduk di peringkat ketiga pada klasemen akhir. Namun, mereka masih menjalani hukuman tiga tahun tak boleh berkompetisi di Eropa (karena dua tahun lalu bangkrut). Otomatis, nama mereka pun dicoret. Bohemian, klub peringkat lima, menjadi pihak yang beruntung. Mereka sudah memulai kompetisi di Eropa sejak babak kualifikasi pertama. Sayang, klub ini sudah tersingkir oleh Þór Akureyri (Islandia) dengan agregat 1-5.

Ketatnya peraturan UEFA terhadap kecurangan sebuah klub, bisa menjadi cermin bagi klub mana pun di belahan dunia. Memiliki skuad super, berprestasi ‘berdarah-darah’, tanpa mempunyai kondisi keuangan yang sehat, tak menjamin sebuah klub di federasi yang bernaung di bawah Eropa, berhak tampil di Europa League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda