Scroll to Top

Grum, Server Botnet Spam Terbesar Ketiga Di Dunia Berhasil Dilumpuhkan

By Ditya / Published on Thursday, 19 Jul 2012

Spam

Sebuah server botnet spam terbesar ketiga di dunia, Grum, yang diklaim bertanggung jawab atas 18 persen spam atau pesan sampah yang beredar di dunia ini berhasil di lumpuhkan oleh gabungan pakar keamanan komputer.

Pengguna email mungkin jengkel karena kotak masuknya dipenuhi email-email berisi iklan dan penawaran yang tak penting yang mengarah pada penipuan. Email atau pesan sampah itulah yang sering disebut sebagai spam.

Email sampah atau pesan sampah ini dikirimkan ke alamat email pengguna melalui server spam atau server botnet yang mampu mengirim ribuan email ke berbagai belahan dunia dalam tempo yang relatif singkat.

Sebuah komunitas teknologi yang beranggotakan pakar keamanan telah meningkatkan upaya untuk melumpuhkan server-server spam atau botnet. Perusahaan besar seperti Microsoft juga aktif dalam kegiatan ini dengan menggunakan perintah pengadilan untuk mengambil alih kendali server botnet dan melumpuhkannya.

Sebuah server spam atau botnet yang bernama Grum yang mampu mengirim 18 miliar pesan sampah atau spam sehari ini diklaim berhasil dilumpuhkan oleh gabungan pakar keamanan.

Server spam atau botnet Grum ini merupakan server spam terbesar ketiga di dunia dan servernya yang berada di Panama dan Belanda telah berhasil dilumpuhkan, namun otak dari pembuat server tersebut berhasil membuat server baru di Rusia.

Sebuah perusahaan keamanan yang berbasis di California, FireEye melakukan penelusuran untuk mencari sumber spam dan menemukan bahwa server baru tersebut berada di Rusia.

Seperti yang dikutip dari CNET kemarin (18/07/2012), para pakar keamanan ini bekerja sama dengan penyedia internet (ISP) lokal untuk mematikan server spam tersebut.

“Ini bukan tentang bagaimana mereka membuat server baru. Mereka harus mulai kampanye yang sama sekali baru dan menginfeksi ratusan dari ribuan mesin baru untuk mendapatkan kemampuan setingkat Grum”.

“Mereka harus membangun server dari awal karena malware ditulis untuk Grum yang menginfeksi ratusan komputer tidak akan bisa mengirim spam atau berkomunikasi dengan server baru setelah server induk Grum berhasil dilumpuhkan,” kata Atif Mushtaq, seorang spesialis keamanan komputer di FireEye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda