Scroll to Top

Pencurian Identitas Secara Online Meningkat 200 Persen Sejak 2010

By Baihaki / Published on Thursday, 19 Jul 2012

hacker

Pencurian data pribadi di internet ternyata mengalami tren kenaikan. Dikutip dari ZDnet, saat ini terdapat 12 juta data pribadi yang telah dicuri. Jika dibandingkan dengan tahun 2010, terdapat kenaikan mencapai 200 persen.

Dari data yang diungkapkan oleh perusahaan penilaian kartu kredit, Experian banyak pengguna internet yang tidak mengetahui bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian data pribadi. Para korban tersebut pun mengetahui dirinya telah menjadi korban pada saat mereka mencoba mengakses sesuatu.

Selanjutnya, para korban tersebutpun memiliki berbagai pengalaman yang kurang menyenangkan. 14 persen korban pernah mengaku mengalami penolakan pengajuan kartu kredit atau pinjaman. Selain itu 7 persen lainnya mengaku pernah dicari debt collector karena hutang yang tak pernah dimilikinya.

Fenomena ini dianggap oleh Experian sebagai salah satu imbas dari peningkatan akses internet. Saat ini, banyak orang yang memiliki akun online di beberapa situs. Dan, rata-rata satu orang memiliki 26 akun online dan hanya memiliki variasi lima password. Oleh karena itu, salah satu solusi yang baik bagi Anda yang memiliki banyak akun di internet adalah memiliki variasi password yang banyak.

Akhir-akhir ini, terdapat beberapa pembobolan yang dilakukan oleh hacker terkait pencurian data pribadi. Beberapa perusahaan besar dunia pun menjadi korban dari pencurian data tersebut, di antaranya adalah LinkedIn, Last.fm, Yahoo, Forum Nvidia, toko online Asus, Billabong dan lain-lain. Data yang dicuri pun bervariasi. Dari data nomor telepon, email, alamat dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda