Scroll to Top

PSSI & KPSI Masih Bertikai di Komite Gabungan

By Aditya / Published on Friday, 20 Jul 2012

KPSI-PSSI

Dibentuknya Komite Gabungan atau Joint Committee (JC) tampaknya belum mampu membuat pihak-pihak yang terlibat mampu meredam egonya masing-masing. PSSI dan KPSI kerap masih sering bertikai dan berselisih paham meskipun sudah sama-sama duduk kepengurusan Komite Gabungan.

Ada banyak hal yang belum sepenuhnya disepakati oleh PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan KPSI di bawah komando La Nyalla Mattalitti di Komite Gabungan. Salah satunya adalah mengenai prioritas penyelesaian masalah di persepakbolaan nasional yang harus dirampungkan terlebih dulu.

Anggota Komite Gabungan dari pihak PSSI menginginkan persoalan kompetisi dulu yang harus diselesaikan, sedangkan para utusan dari kubu KPSI menghendaki mengutamakan penyelesaian masalah organisasi.

Menurut Ketua Komite Gabungan yang sekaligus wakil dari PSSI, Todung Mulya Lubis, masalah yang paling penting untuk diutamakan adalah persoalan dualisme kompetisi, setelah itu baru mengurusi masalah-masalah lainnya.

”Yang kami kedepankan, bagaimana musim depan kompetisi bisa berjalan baik. Setelah masalah kompetisi selesai,baru masalah-masalah lain akan dibicarakan selanjutnya,” tukas Todung Mulya Lubis di Jakarta, seperti dikutip dari Seputar Indonesia, Jumat (20/7/2012).

Namun, kubu seberang berpendapat lain. Anggota Komite Gabungan dari KPSI, Djamal Aziz, menegaskan bahwa yang harus diselesaikan dulu adalah akar masalahnya, yakni persoalan organisasi.

”Kami melihat, sebenarnya induk organisasi terlebih dahulu yang diperbaiki. Kalau induk organisasi sudah berjalan dengan semestinya, kompetisi pun bisa dipastikan akan berjalan bagus dan kondusif,” tandas Djamal Aziz yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Gabungan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda