Scroll to Top

Persib: Analisa Mustika Hadi Tentang Penyebab Kegagalan Tim

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 21 Jul 2012

Kegagalan Persib yang tidak mampu finis diurutan 4 besar ISL 2011/2012, mendapat sorotan banyak pihak. Mantan pemain Persib Bandung, Mustika Hadi pun ikut berkomentar. Meski tidak terlibat langsung di kepengurusan tim Persib senior, namun Mustika turut melakukan evaluasi atas kegagalan Persib.

Menurut Mustika Hadi , setidaknya ada 3 hal yang menjadi penyebab kegagalan Persib di tahun ini. Hal itu dikemukakan Mustika yang ditemui di Stadion Siliwangi, belum lama ini.

“Saya langsung saja evaluasi. Kegagalan Persib setiap tahun itu ada tiga hal. Satu, seringnya pertukaran pelatih-pelatih. Dua, lemahnya analisis dan evaluasi seorang pelatih di sana. Dan ketiga, tidak menjadikan pemain muda itu sebagai rangkaian strategi,” ungkap Mustika seperti yang dilansir Simamaung.

Mengenai poin pertama, sudah 3 musim terakhir ini Persib melakukan sampai 5 pergantian pelatih. Yakni Daniel Darko Janacovic, Jovo Cuckovic, Daniel Roekito, Drago Mamic dan Robby Darwis. Dan hal itu dinilai Mustika, bukanlah langkah yang efektif.

Di poin kedua, pelatih Persib U21 ini menyatakan bahwa Persib sering kali lemah di partai tandang. Padahal menurutnya perbedaan laga kandang dan tandang, hanya terletak pada lokasi dan suasana pertandingan. Sedangkan lawan yang dihadapi tetap sama.

“Kalau analisis kuat, evaluasi yang kuat dengan lawan yang sama, tidak akan terjadi kekalahan. Saya pikir seperti itu. Hanya membedakan penonton dengan lapangan. Tapi lawan sama,” terang Mustika.

Dan terakhir mengenai keterlibatan pemain muda, bagi Mustika keberadaan pemain muda di dalam tim itu harus dioptimalkan. Pemain muda sangat berguna terutama di laga tandang.

Buktinya, saat Persib melawan Persiram di Raja Ampat 7 pemain muda yang diturunkan saat itu bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil memenangi pertandingan.

“Bagaimana seorang pelatih menilai dua kali tandang dimana pemain muda, pemain senior ditempatkan, mana draw, mana menang. Pemain muda itu sangat berarti. Kemarin aja diberi kesempatan main di Raja Ampat bisa menang. Itu satu jawaban sebetulnya bagi seorang pelatih, untuk menganalisis lebih lanjut soal pemain muda,” jelas Mustika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda