Scroll to Top

Benarkah Makan Roti Sama Dengan Makan Nasi?

By C Novita / Published on Saturday, 21 Jul 2012

Nasi dan roti

Orang tua di Indonesia kerap marah apabila anaknya belum mengkonsumsi nasi, walau sebelumnya sudah makan roti. Padahal di negara-negara barat, mengkonsumsi roti sebagai makanan pokok sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Lalu, sebenarnya samakah nilai gizi yang dikandung roti dan nasi? Ataukah salah satunya lebih unggul dari pada yang lain?

Berikut adalah kandungan nilai gizi nasi dan roti seperti dilansir oleh situs Bold Sky, agar Anda dapat memutuskan kapan saat tepat makan nasi, atau roti.

  • Karbohidrat.

Jenis karbohidrat yang dikandung roti lebih kompleks, sehingga butuh energi lebih bagi pencernaan untuk menguraikannya. Untuk yang sedang berdiet, mengkonsumsi roti akan lebih baik dari pada nasi. Sedangkan nasi, karbohidratnya lebih rendah dan mudah diserap tubuh.

  • Lemak.

Kandungan lemak yang ada pada nasi, ternyata lebih banyak dibanding roti. Karenanya untuk penderita obesitas sebaiknya membatasi konsumsi nasi dan menggantinya dengan roti gandum.

  • Serat.

Jelas sekali, roti adalah makanan yang mengandung serat lebih tinggi dibanding nasi. Ini karena karbohidrat kompleks yang banyak terdapat di roti, dan membuat pencernaan lebih lancar.

  • Kadar gula.

Mengkonsumsi nasi akan membuat kadar gula dalam darah lebih cepat naik, dibanding jika makan roti. Ini karena jenis karbohidrat pada nasi yang lebih mudah dicerna. Bagi penderita diabetes, sebaiknya membatasi asupan nasi, dan menggantinya dengan roti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda