Scroll to Top

Tito Vilanova dan Kutukan untuk Pelatih Barcelona di Musim Pertama

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 23 Jul 2012

Tito VIlanova

Tito Vilanova akan memulai karier sebagai pelatih Barcelona mulai musim ini. Ada bayang-bayang ‘kutukan’ untuk pelatih Barcelona yang harus dilewatinya. Dua pelatih sebelum Tito, Frank Rijkaard dan Josep Guardiola, pernah mengalami masa-masa sulit di musim pertama mereka.

Frank Rijkaard dan Josep Guardiola menetapkan standard tinggi untuk seorang Tito Vilanova. Keduanya telah mempersembahkan sekian gelar untuk Barcelona, secara bergantian sejak 2003 hingga Juni 2012. Di samping harus dibandingkan dengan dua ‘senior’-nya, Tito Vilanova juga harus bersiap dengan masa-masa gelap yang mungkin mewarnai musim pertamanya menangani kubu Camp Nou.

Frank Rijkaard yang menangani Barcelona sejak 2003, tidak mulus begitu saja dalam mengasuh pasukan Catalan. Ia memang memulai kompetisi dengan manis, ketika menekuk Athletic Bilbao 0-1 di San Mames pada pekan pertama La Liga.

Namun, dalam enam pertandingan berikutnya, Rijkaard cuma memetik satu kemenangan, tiga seri, dan satu kekalahan. Noda kekalahan itu pun terjadi di Camp Nou ketika gol tunggal Ricardo Oliviera  di menit 14 menikam Victor Valdes.

Posisi akhir El Barca kala itu, peringkat dua di bawah El Che. Plus, mendapatkan cacian karena sempat ditundukkan Real Madrid 1-2 di kandang sendiri pada awal Desember 2003.

Tito Vilanova 2

Ketika Josep Guardiola menangani Barcelona di musim 2008-2009, orang mungkin hanya akan mengenang kesuksesannya. Ya, Pep sukses memberikan tiga gelar dari tiga kompetisi yang diikuti El Barca musim tersebut.

Namun, bukan berarti tidak ada masa-masa berat yang dilalui Pep Guardiola. Dalam empat pertandingan perdana, Pep hanya mampu membawa El Barca meraih satu kemenangan, satu hasil seri, dan dua kekalahan.

Setelah menekuk Wisla Krakow 4-0 di partai perdana (babak kualifikasi ketiga Liga Champions), pasukan Catalan dihantam klub yang sama 1-0 di laga tandang. Kemudian, Numancia menekuk mereka 1-0 di jornada pertama La Liga.

Belum cukup, di pertandingan keempat, Blaugrana hanya berhasil memetik satu angka saat menjamu Racing Santander (1-1). Alhasil, hingga jornada 2, El Barca masih duduk di peringkat 15 —yang membuat gelar juara La Liga seakan merupakan sesuatu yang tak terbayangkan—.

Kini, di pertandingan awal Tito Vilanova pada musim perdananya, kita lihat apa yang terjadi. Apakah ia akan mengulang masa-masa berat yang pernah dilalui Frank Rijkaard dan Pep Guardiola? Ataukah, kali ini mantan pemain Celta Vigo lebih spektakuler daripada pendahulunya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda