Scroll to Top

PSSI: Joint Committee Berada Di Ujung Tanduk!

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 24 Jul 2012

PSSI KPSI

PSSI dan KPSI yang berusaha melakukan rekonsiliasi, ternyata mengalami kendala. Pasalnya kedua belah pihak yang sama-sama memberikan wakilnya di Joint Committee, masih belum mencerminkan kebersamaan.

La Nyalla menilai bahwa PSSI yang akhir-akhir ini gemar menggelar even-even persahabatan internasional, hanya dimaksudkan sebagai pencitraan saja. Alhasil, La Nyalla berpendapat bahwa apa yang dilakukan PSSI itu bisa membuat peran Joint Committee mengalami kebuntuan.

“Ya, bisa saja deadlock kalau kubu Djohar masih berlagak bodoh seperti ini,” tegas La Nyalla seperti yang dilansir Bola.

Menurutnya pihak PSSI lebih sibuk bergerilya mencari dukungan ke pemain ISL, ketimbang memikirkan JC.

“Mereka menikung pemain-pemain ISL biar masuk Timnas mereka untuk even-even pencitraan saja,” lanjutnya.

Tanggapan senada juga datang dari anggota Joint Committee, Joko Driyono. Ia menyebut bahwa PSSI telah keluar dari aspek regulasi dan tidak mengindahkan etika, serta tak respect terhadap semangat rekonsiliasi.

“Sinkronisasi kedua belah pihak tidak bisa berjalan harmonis,” ujarnya.

Jika pertemuan Joint Committee di hadapan Task Force AFC memang menemui jalan buntu, maka besar kemungkinan upaya rekonsiliasi mengenai dualisme asosiasi dan kompetisi akan batal terwujud.

“Saya tanda-tangan MoU lalu itu biar kita tak segera di-banned FIFA. Tapi kalau begini terus, biar kita dihukum sekalian,” pungkas La Nyalla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda