Scroll to Top

PSSI: Inilah Pasal-Pasal Yang Jadi Pedoman

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 27 Jul 2012

PSSI Kongres

PSSI melalui Direktur Media, Tommy Rusihan Arief menegaskan bahwa pentingnya bagi seluruh pihak menghargai statuta yang telah dibuat dalam PSSI. Dengan demikian masyarakat faham, bahwa Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) adalah satu-satunya organisasi sepakbola di Indonesia yang diakui AFC dan FIFA.

“Sejak KLB Solo tanggal 11 Juli tahun lalu, AFC dan FIFA mengakui dan menghormati kepengurusan PSSI dibawah pimpinan Prof. Djohar Arifin Husin. Semuanya jelas sesuai aturan main dalam statuta,” jelas Tommy Rusihan Arief seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Pasal 1 ayat 5 Statuta PSSI, berbunyi:

“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia merupakan satu satunya organisasi sepakbola nasional di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk selanjutnya di dalam Statuta PSSI disebut PSSI dan/ atau The Football Association of Indonesia”.

Berdasarkan hal di atas, Tommy beranggapan bahwa aturan mainnya sangat jelas. Masyarakat sudah mengerti dan tidak mungkin dibohongi terus menerus oleh siapapun.

Pasal 3 ayat 3 Statuta PSSI, berbunyi:

“Status PSSI adalah berbadan hukum sesuai ketetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 2 Februari 1953, Nomor.J.A.5/11/6, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia tanggal 3 Maret 1953, Nomor 18.”

Berdasarkan hal di atas, Tommy mengingatkan bahwa status PSSI sebagai Badan Hukum sudah terdaftar dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia, 59 tahun lalu.

Di tambah Pasal 3 ayat 4 Statuta PSSI, yang berbunyi:

“PSSI adalah satu-satunya organisasi sepakbola yang bersifat nasional yang berwenang mengatur, mengurus dan menyelenggarakan semua kegiatan atau kompetisi sepakbola di Indonesia”.

Berdasarkan beberapa aturan di atas, Tommy meyakinkan bahwa PSSI dibawah pimpinan Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin adalah satu satunya organisasi sepakbola nasional di Indonesia yang sah dan diakui AFC/FIFA sejak 11 Juli 2011 (KLB Solo).

“Masyarakat luas perlu tahu hal ini secara jelas. Kepentingan dan kehormatan sepakbola nasional yang perlu dikedepankan,” lanjut Tommy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda