Scroll to Top

Hacker Pamerkan Cara Baru Serang Android

By Ditya / Published on Friday, 27 Jul 2012

aplikasi berbahaya android

Pada ajang konferensi hacking Black Hat, para ahli keamanan dan hacker menemukan celah keamanan Android dan juga memamerkan cara baru untuk menyerang perangkat berbasis sistem operasi besutan Google tersebut.

Ajang konferensi Black Hat merupakan ajang berkumpulnya para hacker dan pakar keamanan yang dilaksanalan di Las Vegas Rabu kemarin (25/07/2012) ini mengupas perkembangan tentang keamanan dunia digital termasuk sistem operasi mobile seperti Android.

Peneliti keamanan asal Accuvant, Charlie Miller memamerkan metode penyerangan dengan mengirimkan kode berbahaya melalui NFC (Near Field Communication). NFC sendiri adalah konektivitas nirkabel terbaru berbasis RFID yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan termasuk pembayaran.

Charlie Miller menggunakan sebuah perangkat kecil seukuran perangko yang ditempatkan di dekat kasir untuk menginfeksi perangkat yang menggunakan teknologi NFC termasuk Android yang digunakan pada terminal pembayaran.

“Saya dapat dengan mudah mengambil alih ponsel Anda melalui cara ini, ” kata Charlie Miller.

Charlie Miller dan seorang hacker bernama Georg Wicherski juga mengeksploitasi untuk mencari celah keamanan pada browser di sistem operasi mobile populer, Android.

Menurut keduanya, Google telah banyak memperbaiki celah keamanan di Chrome untuk Android, namun Georg Wecheski menunjukan pada pengguna bahwa kemungkinan serangan masih terbuka sehingga pengguna disarankan untuk rajin mengupdate perangkatnya.

“Google telah menambahkan banyak fitur keamanan yang cukup meyakinkan, namun sebagian besar pengguna tidak melakukan update untuk mendapatkannya,” kata Marc Maiffret, CTO BeyondTrust.

Seperti yang dilansir dari Fudzilla kemarin (26/07/2012), dua peneliti ini juga menunjukan cara menghindari teknologi Bouncer yang digunakan Google untuk menyaring Aplikasi berbahaya di Google Play dengan memanfaatkan JavaScript.

Banyaknya celah keamanan yang ditemukan ini mendorong pengguna untuk rajin melakukan update atau menginstall patch yang tersedia untuk perangkat yang digunakan agar pengguna terhindar dari serangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda