Scroll to Top

PSSI: Wakil Ketua Joint Committee Tak Akan Hadiri Rapat Kedua?

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 28 Jul 2012

PSSI KPSI

Niat PSSI dan KPSI yang ingin menyelesaikan kisruh sepakbola nasional masih menemi kendala. Pasalnya rapat kedua Joint Committee yang sedianya digelar akhir Juli 2012 ini, kemungkinan diundur hingga awal atau bahkan pertengahan Agustus karena berbagai macam alasan.

Rapat kedua Joint Committee tampaknya akan kembali mundur. Pasalnya Wakil Ketua JC, Djamal Aziz memastikan bakal absen pada 3 Agustus 2012 lantaran bertepatan dengan jadwal utamanya sebagai anggota DPR RI.

Rapat kedua yang semula dijadwalkan pada 30 Juli 2012 harus tertunda. Itu disebabkan karena JC masih menunggu kehadiran perwakilan Task Force AFC yang juga Ketua Komite Anggota Asosiasi serta Hubungan Internasional AFC, James Jhonson.

“Saya memang sudah mendapatkan informasi akan diundurnya rapat JC. Tapi kali ini, saya tidak bisa datang. Sebab, saya memiliki pekerjaan lain,” ungkap Djamal seperti yang dilansir Bola.

“Saya punya kewajiban sebagai anggota dewan, yang mempunyai pekerjaan lebih besar,” tambahnya.

Menurutnya, tanpa dihadiri salah satu anggota rapat JC tidak akan mungkin bisa dilakukan. Dan jika tetap dipaksakan, bisa dikatakan ilegal.

“Tentu tidak mungkin, karena yang kita takutkan jika di dalam rapat ada hal yang bersifat penting atau khususnya diperlukan dalam mengambil keputusan. Saya meminta digelar pada tanggal 5, karena saya baru tiba dari luar kota tanggal 4 di Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu ketua Joint Committee, Todung Mulya Lubis berharap dengan mundurnya rapat kedua agar para peserta bisa mempersiapkan dengan matang bahan yang akan dibawa dalam rapat.

Berkaca dari pertemuan pertama di Jakarta, ternyata banyak waktu yang terbuang akibat tidak ada pendahuluan mengenai apa yang dibahas pada rapat tersebut.

Untuk itu, Todung menyarankan agar pada rapat kedua tersebut dimulai dengan pertemuan pendahuluan.

Terutama juga untuk membahas masalah legalitas JC, yang hingga saat ini belum diberikan secara resmi baik oleh AFC maupun Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda