Scroll to Top

Spanyol Selalu Kalah, Tersingkir dari Olimpiade 2012

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 30 Jul 2012

Spanyol Olimpiade London 2012

Spanyol yang berstatus sebagai juara Euro U-21 tahun lalu, secara mengejutkan tersingkir dari Olimpiade London 2012 setelah takluk di tangan Honduras 0-1. Sebelumnya, di duel perdana antara Spanyol vs Jepang, La Rojita juga dihempaskan dengan skor serupa.

Javi Martinez dkk. datang ke Olimpiade 2012 dengan kepala tegak. Banyak pengamat yang memprediksikan bahwa mereka mampu berbicara banyak dalam turnamen ini. Siapa yang tidak mengenal Juan Mata yang menjadi salah satu pahlawan Chelsea musim lalu?

Penggemar Liga Spanyol pun sudah terlalu hafal dengan nama-nama seperti Javi Martinez, Ander Herrera, Iker Muniain (Athletic Bilbao), Isco (Malaga), Adrian Lopez, Koke (Atletico Madrid), atau Jordi Alba (Barcelona).

Bahkan Alba, Javi Martinez, dan Mata adalah punggawa yang baru saja mengantar tim senior Spanyol menjuarai Euro 2012.

Namun, fakta di lapangan kontras dengan harapan. Spanyol U-23 tetap mengandalkan ball possession dan tembakan demi tembakan yang mengalir bagai air bah. Pada saat ditekuk Jepang o-1, La Rojita menguasai bola sebanyak 65%. Dan tadi pagi, Juan Mata dkk. unggul ball possession 67% dibandingkan dengan Honduras. Rerata penguasaan bola mereka dalam dua laga mencapai 66%.

Bicara masalah tembakan, Spanyol juga akan pulang dengan penuh pertanyaan. Total mereka melepaskan 35 tembakan dalam dua laga di Olimpiade London 2012. Namun, angka tersebut tidak berkorelasi dengan satu gol pun.

Spanyol

Ketika melawan Jepang, Spanyol memang gagal menembus pertahanan Samurai Biru yang begitu rapi. Hanya 11 tembakan yang dilesatkan, 6 di antaranya on target. Sementara, pertahanan La Rojita begitu mudah ditembus. Tercatat, Jepang melepaskan 17 tembakan dan 12 di antaranya mengetes David De Gea.

Pagi ini, semuanya berubah. Pasokan bola ke kotak penalti Honduras tak terbendung, tembakan percobaan juga banyak dilakukan. Total Juan Mata dkk. melepaskan 24 tembakan dan 6 di antaranya tepat sasaran. Namun, tidak hanya kegemilangan kiper Jose Mendoza yang memacetkan gol Spanyol. Mistar gawang pun tampaknya lebih ingin sang juara Eropa tersingkir lebih awal.

Kini, satu pertandingan terakhir melawan Maroko menjadi penentu. Apakah laga tersebut akan menjadi pengobat luka, atau lagi-lagi La Rojita akan kehilangan waktu untuk mencetak satu gol di ajang Olimpiade London 2012 kali ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda