Scroll to Top

Baterai Air Berhasil Diciptakan Siswa SMA Madiun

By Ditya / Published on Monday, 30 Jul 2012

Baterai water

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Madiun berhasil menciptakan baterai air, sebuah solusi energi alternatif yang memanfaatkan proses elektrokimia antara air, seng dan tembaga.

Seperti yang kita tahu, seng dan tembaga adalah 2 jenis logam yang memiliki beda potensial atau tegangan yang tinggi dibanding logam lainnya. Sedangkan air dimanfaatkan sebagai elektrolit untuk menghantarkan arus listrik dari kedua logam tersebut.

Bagaimana cara kerja baterai air ini? Cara kerja baterai air ini berwal dari sel seng dan tembaga yang direndam dalam wadah berisi air. Sel seng dan tembaga ditata sejajar dan tidak boleh saling bersentuhan. Air akan berfungsi sebagai elektrolit atau penghantar.

Seperti yang dikutip dari Tempo hari ini (30/07/2012), sel seng berfungsi sebagi elektroda negatif sedangkan tembaga berfungsi sebagai elektroda positif sehingga muncul larutan ion yang mengandung energi listrik yang dialirkan melalui kabel berarus positif dan negatif yang dipasang pada tiap sel logam.

“Rangkaiannya terdiri dari seng, tembaga, kabel, penjepit, pipa penyaring, lem, dan bola lampu. Larutan ion negatif pada seng akan berpindah atau tertarik ke tembaga yang berkutub positif melalui perantara air sebagai elektrolit (penghantar),” kata Emlirisda, siswa kelas XII IPA 1, salah satu anggota tim yang membuat karya ilmiah tentang baterai air.

Lem digunakan sebagai perekat rangkaian kabel dan pipa penyaring yang berfungsi sebagai sirkulasi air jika air dibuat mengalir. Sedangkan klip penjepit kabel digunakan untuk menyambungkan aliran listrik dari rangkaian kabel pada lempengan ke rangkaian kabel yang menuju lampu.

“Hasilnya, satu sel baterai air (sel seng dan tembaga) mengandung daya listrik 0,9 volt. Kalau menggunakan beban (lampu menyala), total menghasilkan tegangan 2,4 volt,” tambah Vitara Hardinia, siswa XII IPA 2 yang juga tim karya tulis baterai air.

Penelitian baterai air oleh siswa SMA N 5 Madiun ini telah meraih juara III karya tulis ilmiah tingkat SMA dalam ajang Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan (LITL) pada Maret 2012 lalu yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda