Scroll to Top

5 Tipe Selingkuh

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 08 Aug 2012

selingkuh

Selingkuh itu indah. Demikian menurut sebagian orang yang melakukannya, dengan catatan tidak ketahuan pasangannya yang sah. Dan, selingkuh ternyata terbagi menjadi beberapa tipe berdasarkan latar belakang perselingkuhan. Penasaran? Dikutip dari MSN, berikut ini tipe dari selingkuh:

  1. Selingkuh khilaf. Selingkuh jenis ini terjadi karena dorongan nafsu atau karena terlena dengan suatu keadaan. Awalnya mungkin tidak ada niat selingkuh. Namun, dengan situasi yang mendukung perbuatan tersebut dan diiringi nafsu sesaat, akhirnya kejadian juga perselingkuhan. Pelaku biasanya menyesal setelah melakukan itu dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi.
  2. Selingkuh secara sadar. Artinya, pelaku perselingkuhan memang sudah berniat untuk melakukannya. Orang yang dijadikan selingkuhan juga menyadari posisinya, sehingga dia menjaga diri agar tidak sampai merusak hubungan orang yang berselingkuh dengannya dari pasangan sahnya. Akhirnya, perselingkuhan cenderung tertutup, pasif, dan minim dari suasana romantis.
  3. Selingkuh profesional. Inilah bentuk selingkuh yang salah satu pihak menginginkan suatu tujuan dari selingkuhannya. Misalnya, seorang wanita single berselingkuh dengan pria miliyuner. Sang wanita sengaja selingkuh hanya ingin mengeruk harta selingkuhannya. Kalau si pria mendadak miskin, langsung ditinggalkan dan mencari mangsa baru. Kasus yang banyak terjadi adalah banyak wanita yang menjadi “simpanan” pria kaya.
  4. Selingkuh bersama. Dalam kasus ini, pasangan selingkuh sama-sama sedang menyelingkuhi pasangan resmi mereka. Jadi, kedua orang yang melakukan perselingkuhan menginginkan hal baru, yang mungkin tidak diperoleh dari pasangan resminya. Biasanya, selingkuh seperti ini untuk bersenang-senang semata.
  5. Selingkuh teror. Mungkin ini perselingkuhan yang di luar dugaan. Sebab, orang yang menjadi selingkuhan ternyata benar-benar “memakai hati”. Akibatnya, muncul rasa memiliki dan cenderung posesif. Selingkuhan tidak peduli lagi jika perselingkuhannya diketahui oleh pasangan resmi orang yang berselingkuh dengannya. Dia mungkin akan menelepon atau mengirim SMS di waktu-waktu yang cukup riskan diketahui pasangan dari orang yang berselingkuh dengannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda