Scroll to Top

Wow, Utang Deltras Sidoarjo Hingga Rp 5 Miliar

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 09 Aug 2012

Kesulitan finansial yang mendera klub-klub di Indonesia, ternyata menjadi cerita tak sedap bagi pelaku sepakbola di negeri ini. Pasalnya dengan keadaan ini, sedikit terkuak bahwa insan sepakbola di Indonesia masih dapat dikatakan belum sepenuhnya profesional.

Semisal Deltras Sidoarjo yang konon harus merogoh kocek sebesar Rp 5 miliar untuk melunasi gaji pemain dan pelatih yang sempat tersendat selama enam bulan.

Rencananya untuk menutup dana itu, manajemen The Lobster akan menagihnya ke sponsor-sponsor serta hak siar televisi yang akan dibagikan PT Liga Indonesia (LI).

“Perkiraan nilai total tertanggung kepada pemain dan pelatih mencapai Rp 5 miliar” ungkap Direktur Pelaksana PT Delta Raya Sidoarjo, Dicky Hartanto seperti yang dilansir beritajatim.

Dicky menjabarkan, nilai kontrak pemain Deltras memang beragam. Kontrak terendah di tim Deltras adalah Rp 100 juta per musim.

Nilai itu berlaku untuk sembilan pemain. Selain itu nilai kontrak pemain lainnya beragam, mulai Rp 200 juta hingga yang tertinggi adalah Rp 900 juta.

Untuk melunasi tunggakan itu, Deltras bergantung dengan dana dari sponsor. Di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012, Deltras berhasil menggaet lima sponsor.

Sponsor-sponsor itu antara lain adalah Perusahaan milik Bakrie Group dan Kahirupan Nirwana yang menjadi sponsor utama The Lobster.

Brand Kahuripan pun terpampang tak cuma di A-Board, namun juga di jersey tim. Total, Kahuripan harus mengeluarkan dana Rp 5 miliar.

Selain Kahuripan, Deltras juga menggandeng perusahaan air minieral, Prim-A, Massiv Ultra Batteries, Kopyes dan Telkomsel.

“Total nilai kerjasamanya sebesar Rp 600juta” lanjut Dicky.

Selain mendapat dana segar dari sponsor, Deltras juga mendapat pemasukan dari PT LI yakni kompensasi atas hak siar sebesar Rp 3 miliar.

Jika ditotal, Deltras seharusnya mendapat dana Rp 8.6 miliar. Sayang uang itu belum turun seluruhnya, karena yang sudah cair baru Rp 1.8 miliar dari hak siar yang dibagikan di awal musim.

Untuk sponsor, manajemen sebenarnya sudah melakukan pertemuan yang melibatkan pemain, namun hasilnya nihil. Kini, Deltras berharap PT LI segera menulasi sisa Rp 1.2 miliar.

“Kami akan terus berusaha untuk menyelesaikan tanggungan ini” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda